Sejumlah Pejabat Dirotasi: Pram Prasetyo Asisten III, Sigit Budimulyanto Kepala Dinarpus

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian merotasi dan mengangkat sejumlah pejabat setingkat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo, Jumat (5/7). Pejabat yang dirotasi yaitu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pram Prasetyo Achmad jadi Asisten III Sekda, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sigit Budimulyanto jadi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan yang kosong beberapa waktu.
Sementara pejabat setingkat eselon III yang dirotasi yaitu Bambang Gatot Seno Aji dari Kepala Bagian Humas dan Protokol jadi Sekretaris Dinas Perhubungan, Anas Naryadi dari Kabid Pengembangan Kerjasama Desa dan Kawasan Pedesaan Dinpermades jadi Kabag Humas dan Protokol, serta Abdul Malik dari Kasubag Bina Produksi Setda jadi Kabid Pengembangan Kerjasama Desa dan Kawasan Pedesaan Dinpermades.
Disamping itu bupati juga memperpanjang jabatan R Achmad Kurniawan Kadir sebagai Inspektur Inspektorat. Di kelompok jabatan Pengawas, Bupati melantik 21 orang yang tersebar di sejumlah OPD

Usai melantik, Bupati Agus Bastian mengatakan, pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya dalam pengangkatan jabatan struktural bukanlah sebuah proses yang mudah dan sederhana bagi pejabat pembina kepegawaian yang berwenang.
“Diperlukan banyak pertimbangan agar dapat memperoleh pejabat yang tepat untuk menduduki sebuah jabatan struktural atau right man on the right place,”kata Bupati.

Menurut bupati, hal itu penting dan perlu dilakukan, karena menyangkut proses pengambilan keputusan yang tepat dapat meningkatkan motivasi dan kinerja aparatur ASN.

Dijelaskan, ada hubungan yang cukup signifikan antara motivasi kerja dan kinerja seseorang. Seseorang akan meningkat kinerjanya apabila dalam bekerja ia memiliki motivasi yang tinggi. Sedangkan orang yang memiliki motivasi yang rendah akan cenderung bekerja asal-asalan dan memiliki kinerja yang tidak memuaskan.

“Dengan demikian, proses pengambilan keputusan khususnya dalam hal memilih dan menempatkan ASN dalam sebuah jabatan struktural memerlukan ketelitian, kecermatan, dan pertimbangan-pertimbangan yang matang,”tandasnya.
Aparatur birokrasi, kata Bupati, merupakan orang-orang yang harus mau terus belajar untuk meningkatkan kemampuannya, belajar dari kesalahan di masa lalu untuk kemudian memperbaikinya, serta melakukan inovasi dalam pekerjaan. Sehingga akan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi, agar misi melayani publik yang diemban dapat tercapai. (Nas)

Tinggalkan Komentar