SDKUB Tuan Rumah Rakor FKKS SD dan MI Muhammadiyah

PURWOREJO, SD Kepimimpinan Umat dan Bangsa (SDKUB) Muhammadiyah Purworejo menjadi tuan rumah rakor Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SD dan MI Muhammadiyah se-Kabupaten Purworejo. Acara yang diadakan hari Sabtu (5/12) itu diikuti tujuh kepala SD dan MI Muhammadiyah serta ketua Majelis Dikdasmen Kabupaten Purworejo H Sutarja, M.Pd.

Kepala SDKUB Muhammadiyah Eko Nurrahmad, S.Pd selaku tuan rumah mengatakan, tujuh SD yang tergabung dalam FKKS yaitu
SD Muhammadiyah Baledono, SD Muhammadiyah Kutoarjo, SD Muhammadiyah Kemiri, SD Muhammadiyah Bayan, SD Muhammadiyah Bruno, SD Muhammadiyah Purwodadi, MI Muhammadiyah Krendetan, SDKUB dan SD LB Muhammadiyah.

“Tapi ada dua KS yang berhalangan hadir yakni kepala MI Muhammadiyah Krendetan dan SD LB Muhammadiyah,” lanjut Eko.

Disebutkan, agenda pertemuan FKKS kali ini selain pengukuhan pengurus FKKS juga ada dua agenda lain yakni membahas program kerja Kelompok Kerja Guru (KKG) dan desiminasi hasil FKKS Jawa Tengah yang diadakan bulan Oktober lalu.

Ketua FKKS yang baru dikukuhkan
Widi Hastomo, S.Pd menyebutkan
dari 11 agenda yang dibahas dalam FKKS Jawa Tengah, ada empat agenda yang diaplikasikan dalam pertemuan setengah hari tersebut.

Selain pengukuhan pengurus FKKS Purworejo, prioritas utama adalah terbentuknya KKG baik guru mapel Agama Islam, olah raga dan Matematika.

“Diharapkan awal tahun depan KKG sudah bisa mengagendakan kegiatan. Utamanya untuk perbaikan dan perbaikan kompetensi guru serta meningkatkan daya saing di tingkat nasional”.

ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Kabupaten Purworejo H. Sutarja M.Pd menegaskan, FKKS sebagai wahana meningkatkan kompetensi sehingga akan bertambah wawasannya untuk mengelola sekolah. Selain juga untuk meningkatkan kompetensi manajerialnya. Bila KKG sudah terbentuk, lanjutnya, maka
standar sekolah unggul SD Muhamadiyah minimal sama dengan SD lain, walaupun tetap memiliki keunggulan masing-masing.

“Dengan tagline Sekolah Muhammadiyah Maju Bersama diharapkan mempunyai lulusan yang berakhlak kharimah dan dapat memuaskan wali murid yanh menitipkan putra putri mereka,” tandas Sutarja. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *