RSUD Dr Tjitrowardojo Gelar Survei Simulasi Akreditasi

PURWOREJO, RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo menggelar Survei Simulasi Akreditasi pada tanggal 3 – 7 Desember 2018. Kegiatan ini untuk mengukur kesiapan sekaligus memberikan gambaran kepada RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo sebelum dilakukan Akreditasi SNARS Edisi 1.

Humas RSUD Dr Tjitrowardojo mengungkapkan, standar akreditasi untuk rumah sakit yang mulai diberlakukan pada Januari 2018 diberi nama Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit Edisi 1 dan disingkat menjadi SNARS Edisi 1 Tahun 2017. SNARS Edisi 1 merupakan standar akreditasi baru yang bersifat nasional dan diberlakukan secara nasional di Indonesia.

Dijelaskan, pada Survei Simulasi Akreditasi kali ini, para surveyor KARS dibagi menjadi 3 bidang tugas, yakni manajemen oleh dr Yawestri Pudjiati Giningrum, MARS dan Drs Masrial Mahyudin, Apt.MM, PIA , medis oleh dr Zaenal Abidin, Sp. THT. dan dr Anggreni, Sp.THT, MARS, dan keperawatan oleh Christina Sinaga, S.Kep, M.Kep. dan Purwo Atmanto, S.Kep, Ns, MPH.

Kegiatan Survey Simulasi Akreditasi SNARS Edisi 1 ini dibuka oleh Direktur RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo, drg Gustanul Arifin, M.Kes. Gustanul mengatakan, Survei Simulasi ini memiliki manfaat penting bagi rumah sakit untuk mengukur kesiapan RS dalam menghadapi Survei Akreditasi yang sesungguhnya, melengkapi hal yang dirasa perlu dipenuhi untuk lulus dalam akreditasi mendatang.

“Walaupun bukan menjadi tujuan utama, namun dengan Akreditasi Paripurna mendorong, memberikan semangat kita memberikan pelayanan lebih baik, bermutu dan bisa dipertanggungjawabkan. Masukan-masukan akan kami tindaklanjuti sehingga nanti pada bulan Maret, syukur-syukur bulan Februari RS ini terakreditasi paripurna,” kata Gustanul Arifin.

Disebutkan, kegiatan hari pertama dilakukan presentasi tentang Profil RS, pelayanan RS dan peningkatan mutu dan keselamatan pasien serta program nasional, telaah regulasi dan dokumen oleh para Surveyor kepada setiap Pokja.

Dilakukan juga wawancara pada pasien untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien. Di hari terakhir, dilakukan pula simulasi Code Blue, Exit Conference dan ditutup dengan sesi foto bersama Tim Surveior beserta Jajaran Direksi, Pejabat Struktural, Koordinator dan Sekretaris Bab/Pokja serta tamu undangan. (W5)

Tinggalkan Komentar