RSUD dan Kejari Teken MoU: Kejaksaan Tak Terima Fee Jika Beri Bantuan Hukum

PURWOREJO, Direktur RSUD Dr Tjitrowardojo drg Gustanul Arifin, M.Kes dan Kepala Kejaksaan Negeri Purworejo Alex Rahman, S.H menandatangani naskah kerjasama di bidang hukum. Penandatangan memorandum of understanding itu digelar di Auditorium RSUD Dr Tjitrowardojo, Kamis (27/6), dihadiri oleh jajaran direksi dan pejabat struktural RSUD dan para pejabat di lingkungan Kejari.
Direktur RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo Drg Gustanul Arifin, M.Kes menegaskan, penandatanganan MoU tersebut merupakan perwujudan komitmen bersama sebagaimana yang telah dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama antara Rumah Sakit Umum Daerah Dr Tjitrowardojo Purworejo dan Kejaksaan Negeri Purworejo yang sudah berjalan beberapa tahun.

Diungkapkan, adapun ruang lingkup kerjasama meliputi pemberian bantuan hukum dalam penyelesaian masalah hukum di bidang perdata dan Tata Usaha Negara, baik secara litigasi maupun non-litigasi, pemberian pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain di bidang hukum perdata dan TUN, pelaksanaan sosialisasi produk-produk hukum dalam upaya peningkatan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran hukum di RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo.
“Saya mengajak dan berharap kiranya dengan ditandatanganinya naskah kerjasama ini akan menjadi sebuah tonggak jalinan kerjasama, menciptakan sinergitas, memperkuat keberhasilan tugas, fungsi dan peran masing-masing dalam menyukseskan program pembangunan nasional demi meningkatkan kesejahteraan rakyat, bangsa dan Negara,”kata Gustanul.
Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Purworejo Alex Rahman, SH berharap fungsi Kejari bisa dimaksimalkan, artinya apabila ada pihak yang merugikan, pihaknya dapat mewakili RSUD baik secara litigasi maupun non-litigasi.
“Untuk kegiatan ini kami tidak boleh menerima fee. Itu beberapa permasalahan yang dapat kami bantu seperti Direktur mau membuat kebijakan tertentu dan minta pendapat/advis, maka kami bisa memberikan bantuan,”jelasnya. (L)

Tinggalkan Komentar