Purworejo Belum Terapkan Aturan Beli Pertalite Pakai Aplikasi

PURWOREJO, Hebohnya kebijakan pembelian BBM jenis pertalite dan solar dengan menggunakan aplikasi MyPertamina mulai tanggal 1 Juli ini membuat resah masyarakat, termasuk di Purworejo. Terkait dengan hal tersebut Kabid Perdagangan Dinas KUKMP Purworejo, Ari Wibowo memberikan penjelasan. Menurutnya, untuk Kabupaten Purworejo, kebijakan tersebut belum diterapkan.

“Dari lima provinsi yang akan diuji coba, wilayah terdekat terdekat yakni Yogyakarta. Itupun baru pada tahap pendaftaran bagi pemilik roda empat” jelas Ari saat dihubungi Purworejo News, Jumat (1/7).

Ditambahkannya, untuk penerapan di Purworejo masih menunggu dari hasil evaluasi uji coba di Yogyakarta. “Kalau hasilnya sesuai ekspektasi, maka hasil uji coba yang di Yogya akan diaplikasikan di Purworejo, tapi kalau tidak, ya tentu akan dievaluasi dulu,” ujar Ari.

Ari Wibowo

Itupun, lanjut Ari, baru sebatas pada kendaraan roda empat. “Untuk roda dua atau motor masih lebih lama lagi, karena menunggu yang roda empat fixed dulu,” imbuh Ari

Tahap pendaftaran kendaraan, menurut Ari, berupa data kendaraan seperti jenis, plat nomor, serta identitas pemilik yang sesuai dengan NIK. Itupun hanya untuk pembelian BMM jenis pertalite dan solar saja.

Ari menjelaskan, pembelian dengan menggunakan aplikasi tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa subsidi terhadap BBM jenis pertalite dan solar tepat sasaran.

“Makanya, seperti halnya pembelian migor curah dengan mengumpulkan fotokopi KTP, pembelian pertalite dan solar juga diatur dengan menggunakan aplikasi ini, agar tidak diselewengkan,” tandas Ari. (Dia)

Tinggalkan Komentar