Beri Kejelasan Soal Program Ngingu, Pembina Koin Gelar Jumpa Pers

PURWOREJO, Simpang siur mengenai kejelasan program Ngingu domba yang diprakarsai oleh Koperasi UMKM Indonesia (Koin), mendorong pembina Koin, Dr Reban Mirmorejo, menggelar jumpa pers, di rumah makan Simbok Sastro, Kamis (13/3). Kepada awak media Reban membeberkan perihal program Ngingu yang dikelolanya.

Reban menjelaskan, sejak awal berdiri hingga saat ini ada sekitar 3.000 calon mitra yang bergabung dalam Koin. Tapi seiring berjalannya waktu, beberapa calon mitra mengundurkan diri. Namun Reban tidak merinci jumlah calon mitra yang mundur.

Menurut Reban, calon mitra boleh mengundurkan diri karena status mereka baru disebut calon mitra. “Baru disebut mitra bila kandang yang dibangun sudah terisi (domba),” jelasnya.

Ia juga membeberkan, dari 400 kandang yang disiapkan untuk 12 ribu bibit domba impor, sebenarnya sudah ada 297 kandang yang dianggap memenuhi syarat. Tapi ternyata setelah diadakan uji coba, kandang tersebut semuanya harus direvisi.

Terkait dengan kondisi tersebut, Reban belum bisa memberikan jawaban kapan pastinya kandang akan direvisi sesuai standar yang ditentukan, dan kemudian dapat digunakan. “Program harus tetap berlanjut. Soal waktu, secepatnya,” jelas Reban.

Sebagai pembina Koin, ia juga menyatakan bertanggungjawab atas program Ngingu yang merupakan brand/merk dari produk Koin yang digulirkannya. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *