Popda Tahun 2021: Semua Pertandingan Cabor Digelar Tanpa Penonton

PURWOREJO, Meski sudah membuat petunjuk teknis (juknis) Popda Tahun 2021, tapi untuk pelaksanaanya Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Purworejo masih menunggu juknis tambahan dari provinsi. Hal itu disampaikan Kepala Seksi Kepemudaan dan Olah Raga Iskhak, S.Pd, MM.Pd di ruang kerjanya Rabu (30/12).

Juknis tambahan yang dimaksud adalah terkait dengan aturan bagi atlet di saat bertanding untuk mencegah penularan atau klaster baru dari kegiatan Popda. Untuk diketahui, Popda Purworejo 2021 akan digelar pada 12 – 29 Januari 2021.

Sejauh ini, lanjut Iskhak, pihaknya sudah mengantisipasi dengan beberapa hal, antara lain meniadakan lari estafet untuk cabor atletik.

Selain itu juga aturan untuk cabor panahan yakni atlet harus membawa panah dan busur sendiri.

Kegiatan Temu Teknik Popda 2021 di GOR Sarwo Edi Wibowo

“Yang tak kalah penting adalah izin dari orang tua atlet. Bila orang tua tidak mengiziinkan, kami tidak akan memaksa,” ucapnya.

Iskhak menegaskan, saat pelaksanaannya nanti semua cabor tanpa penonton. Untuk ruang tertutup (indoor), yang boleh masuk hanya atlet, ofisial, serta panitia. Jadi orang tua yang biasanya menjadi supporter setia saat anaknya bertanding pun terpaksa tidak diperkenankan masuk ke area lomba.

Untuk menertibkan aturan tersebut, lanjut Iskhak, pihaknya akan menggandeng Satpol PP saat pelaksanaan serta Satgas Covid-19 Kabupaten sebelum pelaksanaan kegiatan.

“Aturan itu sedang kami rumuskan sambil menunggu juknis tambahan dari Provinsi,” lanjut Iskhak.

Pertandingan cabor sepakbola pada Popda tahun lalu masih dengan penonton

“Kami hanya memfasilitasi kepentingan piagam popda di tingkat kecamatan yang biasanya digunakan untuk menambah poin saat masuk ke jenjang SMP,” katanya.

Terkait pelaksanaan popda SD di tingkat kecamatan, Iskhak menegaskan bahwa hal itu tergantung pada masing-masing kecamatan untuk mengadakan atau tidak.

Sejauh ini sudah 15 kecamatan yang menyatakan siap menggelar polda SD di tingkat kecamatan. Hanya satu kecamatan yakni Banyurip yang masih menimbang-nimbang akan melakukan atau tidak.

Iskhak berharap bulan Januari mendatang vaksin sudah bisa efektif diterapkan sehingga pelaksanaan Popda tidak lagi dibayang-bayangi kecemasan baik oleh atlet maupun orang tuanya. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *