Pjs Bupati Ir Yuni Astuti, MA Akhiri Tugas Hari Ini: Purworejo Tenteram dan Menenteramkan

PURWOREJO, Hari ini Sabtu (5/12) Genap 71 hari Ir Yuni Astuti, MA menjalankan tugasnya sebagai Pjs Bupati Purworejo. Sebelum mengakhiri tugasnya, Yuni Astuti berkenan menerima reporter Purworejonews, pada hari Sabtu siang (5/12) di teras belakang rumah dinas bupati di lingkungan pendopo.

Mengenakan sepatu sandal kulit warna krem, celana kulot dipadu dengan blus yg warnanya hampir senada yakni abu-abu muda, serta rambut diikat seperti biasanya, Yuni Astuti memang selalu tampil sederhana.

Di balik kesederhanaannya, wanita 58 tahun itu menyimpan banyak kesan mendalam selama 71 hari berada di Purworejo.

Dengan gaya bicaranya yang riang, Yuni Astuti mengungkapkan, selama berada di Purworejo dirinya merasa tentram. Itu karena masyarakat dan OPD yang ditemuinya selama ini sangat akomodatif dan menentramkan.

“Masyarakatnya tenteram dan menenteramkan tapi akomodatif dan dinamis, ora amem atau pasif,” ucapnya.

Yuni Astuti, masyarakat Purworejo dinamis, ora amem

Namun sayangnya karena kondisi sedang pandemi, Yuni mengaku dirinya tidak bisa merasakan degup ekonomi masyarakat secara mendalam. Meski demikian Pjs Bupati sempat meninjau obyek wisata dan beberapa UKM yang ada di Purworejo.

Wanita bertubuh mungil itu menilai, apa yang dilakukan di sini (Purworejo) dapat berjalan lancar terutama dua tugas utama yakni penanganan pilkada dan Covid-19. Tentang Covid-19, Pjs Bupati menilai hasilnya memuaskan dengan peringkat recovery rate Purworejo yang masih di atas di tingkat Jawa Tengah.

Terkait Pilkada, Yuni Astuti menegaskan, dirinya selama ini intens melakukan komunikasi dengan ketua KPU dan ketua Bawaslu. Semua, lanjutnya, sudah siap. Adapun mengenai Bendungan Bener menurutnya, sekarang memasuki aprasial kedua.

“Kalau saya sudah kembali ke provinsi nanti, mana yang bisa saya bantu, akan saya bantu. Sampai sekarang Bendungan Bener sudah sesuai dengan target”.

Dengan kondisi sekarang Yuni Astuti optimistis Purworejo bisa lebih maju. Terlebih dengan adanya 3 Proyek Strategis Nasional (PSN).

Yuni Astuti, kecewa belum sempat mencicipi durian Purworejo

“Adanya 3 PSN ini harus diambil benefitnya dan menjadi pengungkit yang signifikan di bidang ekonomi dan pembangunan. Itu harus diraih Purworejo. Salah satunya adalah dengan cara meningkatkan pariwisata berbasis pertanian atau alam. Kalau pariwisatanya menggeliat maka berimbas pada banyak sektor,” tegas Pjs Bupati.

Menurut Yuni Astuti, situasi dinamis seperti sekarang ini harus dilanjutkan. Birokrasi pun harus profesional. Dirinya merasa berterimakasih kepada Gubernur yang memberi kesempatan untuk sekolah yakni menimba pengalaman yang tidak bisa didapat di manapun.

Lesson learned yang saya dapat merupakan pengalaman luar biasa karena biasanya saya di bagian pengadaan barang tapi sekarang berhadapan dengan banyak urusan dan melayani masyarakat. Ini luar biasa”.

Yuni Astuti saat berpamitan kepada para pegawai pendopo

Ketika ditanya, apakah ada yang mengecewakannya selama bertugas, Yuni Astuti menjawab:

“Kecewanya hanya satu yaitu belum bisa mencicipi durian Purworejo yang terkenal karena belum musim duren, baru berbunga,” jawabnya sambil tertawa. Ia pun berjanji suatu saat akan kembali untuk mencicipi durian Purworejo.

Siang itu kebetulan juga bersamaan dengan acara perpisahan dengan segenap pegawai di lingkungan rumah dinas dan pendopo, tempat Yuni Astuti menghabiskan waktu selama di Purworejo. Tanggal 6 besok dirinya akan menyerahkan nota pelaksanaan tugas kepada bupati dan hari Senin mulai bertugas lagi di Pemprov.

“Hari ini merupakan hari yang menarik karena saya bertemu dengan orang-orang yang membantu dan menemani tugas saya. Dari mulai ajudan, sekuriti, bagian dapur, dan semua pegawai yang mengurusi pendopo. Terima kasih atas semuanya,” ucapnya tulus.

Yuni Astuti memberikan tali asih kepada pegawai urusan rumah tangga bupati

Yuni Astuti sempat memuji kelezatan masakan pegawai urusan rumah tangga bupati. Yuni mengaku lebih sering makan di lingkungan pendopo, karena hampir tidak ada waktu makan di luar.

Emi dan Ari adalah dua koki yang selama 71 hari melayani rumah tangga Pjs Bupati. Menurut Emi, Yuni Astuti penyuka sayur berkuah seperti sop, sayur asem dan soto.

“Beliau juga suka sekali sambal terasi,” kata Emi.

Satu persatu pegawai di lingkungan pendopo dipanggil oleh Pjs Bupati Yuni Astuti untuk diberikan tali asih. Di akhir acara semua berfoto bersama sebagai kenang-kenangan. (Dia)

 3,748 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *