Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Raih Peringkat 8 Terbaik Jateng

PURWOREJO, Perumda Tirta Perwitasari Purworejo kembali meraih penghargaan sebagai BUMD peringkat ke-8 terbaik se-Jawa Tengah. Penyerahan penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh Ketua DPD Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Jawa Tengah yang baru dikukuhkan, M Haryo, SE, MT, di Salatiga, Rabu (25/5).

Ketua Perpamsi Pusat M Ahmad Zaini turut hadir dalam acara yang dirangkai dengan Halal Bihalal dan napak tilas 50 tahun berdirinya organisasi tersebut.

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi dari Perpamsi atas kemajuan dan perubahan yang signifikan karena bekerja keras menaikkan pelayanan air bersih dengan prinsip 4 K.

Yakni Kuantitas yang cukup, Kualitas yang baik, Kontinyuitas atas kelancaran air, dan Keterjangkuan yaitu harga yang terjangkau baik pemasangan maupun harga air.

“Tahun sebelumnya kami menempati peringkat ke-10 BUMD Terbaik se-Jawa Tengah. Apresiasi dari Perpamsi ini akan menambah semangat dan dedikasi kami dalam hal pelayanan air bersih,“ ungkap Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Hermawan Wahyu Utomo pada Jumat (27/5).

Sebelumnya, Perumda Tirta Perwitasari juga telah banyak menorehkan prestasi dan penghargaan. Meliputi Top BUMD Award Bintang 4 berturut-turut dari Tahun 2019 hingga 2021.

Juga penghargaan dari majalah Top Bussines dan Lembaga Nawacita. Penilaian kinerja tingkat nasional yang dikeluarkan BPKP dan Kementrian PUPR juga meningkat.

“Tahun 2017 peringkat 106, tahun 2018 naik menjadi 61. Lalu tahun 2019 naik jadi rangking 58. Tahun 2020 menduduki ranking 42, dan pada tahun 2021 naik lagi menjadi rangking 23 dari 387 PDAM se-Indonesia,” kata alumni ITB dan S2 Universitas Diponegoro tersebut.

Di bulan Ramadan dan Idul Fitri pun, semua berjalan lancar dan aman. Hal itu karena sumber-sumber air sudahlah disiapkan sehingga apabila ada penurunan debit di mata air sudah diantisipasi.

Caranya dengan pembuatan reservoir di Kancab Bener dengan volume air 50 m3 dan di pengolahan Bendung Boro sebesar 100 m3.

“Selain itu juga diadakan pembersihan dengan menggunakan kompressor bertekanan tinggi sehingga debit bisa maksimal,” pungkasnya. (Dia)

Tinggalkan Komentar