Peringati Hari Lahir Ke-47, STAINU Purworejo Bakal Bergabung ke LPTNU

PURWOREJO, Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo menggelar hari lahirnya ke-47, di Auditorium STAINU, Sabtu (6/3).  Harlah ke 47 juga melaksanakan berbagai kegiatan salah satunya ziarah ke makam muasis (pendiri) STAINU Purworejo dan tokoh NU Purworejo.

Ketua STAINU Purworejo, Mahmud Nasir, S.Fil.I, M.Hum, menjelaskan bahwa rangkaian Harlah ke-47 dimulai dengan kegiatan ziarah ke makam Muasis (pendiri) STAINU Purworejo yang juga para tokoh ulama NU Purworejo.

“Alhamdulillah kegiatan ziarah berjalan lancar. Kami sampaikan terima kasih kepada Ketua Panitia Harlah atas kinerjanya dalam mengelola rangkaian Harlah STAINU yang ke 47 ini,” katanya.

Menurut Mahmud Nasir, para pendiri STAINU Purworejo memiliki tujuan yang mulia, yaitu menginginkan kemajuan NU di Purworejo, salah satunya melalui perguruan tinggi NU ini.

“Oleh karena itu, kita semua wajib  mendukung dan melestarikannya,” terangnya. 

Sementara itu, Ketua YASPINU Purworejo, KH Ahmad Hamid AK, S.Pd.I menerangkan bahwa Harlah merupakan momen penting untuk refleksi diri menuju STAINU Purworejo yang lebih maju dan sukses. 

Menurut Hamid AK, ada tiga hal penting dalam momentum ini. Pertama, STAINU telah berumur 47 tahun, artinya sudah dewasa. Kedua, melihat kelemahan, peluang, ancaman, dan kekuatan yang dimiliki. Ketiga, ke depan kita menggalakkan kerjasama dan kolaborasi guna meningkatkan kualitas STAINU Purworejo.

“Apalagi ke depan STAINU akan segera bergabung ke LPTNU secara penuh. Maka perlu untuk lebih serius dan semangat lagi dalam mengelola perguruan tinggi milik NU Purworejo,” tandas Ketua Tanfidziyah PCNU Purworejo 2010-2020 ini. 

Setelah kegiatan ziarah ke makam muasis NU selesai, dilanjutkan potong tumpeng. Acara ditutup dengan doa oleh KH Kundari, salah satu pendiri dan pembina YASPINU. (**)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *