Peringati Hari Besar Keagamaan, SMPN 6 Purworejo Undang Semua Orang Tua dan Siswa

PURWOREJO, Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, SMPN 6 Purworejo mengundang seluruh siswa dan orang tua di halaman tersebut pada Kamis (6/10). Otomatis, halaman sekolah menjadi penuh oleh kehadiran ratusan orang tua dan siswa yang antusias mengikuti kegiatan yang dirangkai dengan berbagai acara tersebut.

Selain pengajian, bagi siswa non muslim juga diberi materi siraman rohani. Bersama orangtuanya, 13 siswa tersebut mendapatkan materi pendalaman agama Kristen di ruang yang telah disediakan.

Disamping pengajian dan pemaparan dari pihak sekolah, hari Kamis ini orang tua siswa juga sekaligus mengambil hasil UTS putra putri mereka. Selain itu pentas seni siswa kelas 7 hasil dari Kurikulum Merdeka  juga menyemarakkan acara pengajian tersebut.

Pengawas sekolah Sunaryo, ketua komite Heru Sulisyo Ratmono, serta unsur pemerintah setempat juga turut hadir dalam kegiatan itu. Wakil Ketua DPRD Yophi Prabowo yang merupakan alumni SMPN 6 juga ikut menyimak materi pengajian yang diisi oleh Ustad Abdul Haq tersebut.

Selain pengajian, Kepala SMPN 6 Agung Setiyono pun memanfaatkan pertemuan itu untuk bersilaturahmi dengan orang tua siswa ; suatu momen langka terutama karena adanya pandemi Covid-19 selama dua tahun lebih.

Pengajian oleh Ustadz Abdul Haq

Dalam acara itu juga dirangkai dengan pembagian hadiah bagi jelas yang menjadi  juara lomba kebersihan kelas dan tumpeng serta penilaian proyek seni.

Agung berharap ada kerjasama dengan ortu jika ada permasalahan dengan siswa. Termasuk dirinya juga meminta kepada orang tua untuk mengetahui password HP putra putrinya. 

Dalam kesempatan itu Agung pun memaparkan kondisi sekolah saat ini. “SMPN 6 memiliki 35 guru dengan kualifikasi S2 sembilan guru dan 26 lainnya S1,” ungkap Agung di hadapan orang tua dan siswa.

Selain prestasi siswa, dirinya pun melaporkan fasilitas sekolah yang memilki 28 kelas dengan siswa sejumlah 572 orang tersebut. Selain itu Agung yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMPN 32 itu juga menyampaikan bahwa sekolah belum memiliki lapangan yang representatif.

Pembagian hadiah lomba antar kelas

Menanggapi kegiatan tersebut, kepada Purworejo News Agung yang didampingi Waka Kesiswaan Maryanto, M.Pd menyampaikan, kegiatan yang diadakan hari ini merupakan tindak lanjut edaran dari Ombudsman agar sekolah melakukan laporan setiap tiga bulan.

“Sebenarnya tidak harus dengan bertatap muka langsung, tapi kali ini kami ingin langsung bertemu supaya lebih enak menyampaikan paparannya,” kata Agung.

Menurut Waka Kesiswaan Maryanto, pihak sekolah memang menemui kendala dalam hal pemenuhan sarpras seperti tidak memiliki lapangan. “Saat ini kami baru punya lapangan untuk upacara bendera berukuran sekitar 15x20m. Itupun sempit,” katanya.

Selain itu kendala lainnya yakni belum terpenuhinya peralatan untuk kegiatan ekstrakurikuler siswa seperti drum band dan musik.

Kepala SMPN 6 Agung Setiyono,M.Pd

“Untuk itu melalui komite kami berharap sarpras tersebut dapat terpenuhi, termasuk bantuan dari Pemda dan orang tua serta alumni terutama untuk membangun aula yang multifungsi dan representatif,” ujar Agung yang diamini Maryanto.

Maryanto menambahkan, faktor kesehatan siswa juga menjadi perhatian sekolah. Saat ini dalam sehari sekitar delapan hingga 10 siswa yang ijin tidak masuk sekolah karena sakit.

“Kami memberikan ijin kepada siswa yang sakit agar tidak masuk sekolah terlebih dahulu. Hak itu selain untuk memulihkan kesehatan juga supaya tidak menulari temannya,” tegas Maryanto. (Dia)

Tinggalkan Komentar