Peningkatan Minat Beli dan Kepercayaan Terhadap Produk Finansial pada Aplikasi Pinjaman Online

Oleh: Anisa Yuli Andayani

SEPERTI yang kita lihat bahwa perkembangan teknologi terkhusus pada ekonomi digital merupakan fintech yang semakin mendukung perekonomian global. Kepercayaan masyarakat terhadap pembelian produk melalui aplikasi pinjam online membuat rating aplikasi menjadi meningkat, dapat dilihat pada jurnal (Sinaga, 2022) yakni pelanggan pada pengguna aplikasi pinjaman online sebanyak 36.522 orang. 

Pinjaman online merupakan salah satu alat bantu masyarakat apabila kekurangan dana dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pinjaman online juga tidak bisa dipercayai secara keseluruhan dikarenakan banyaknya penipuan yang terjadi dikalangan masyarakat. 

Beberapa aplikasi pinjaman online yang paling banyak digunakan masyarakat saat ini yaitu akulaku, kredivo, homecredit, koinworks, investree, modalku, amartha, akseleran, modal rakyat, danamas, taralite dan asetku.

Kita sebagai masyarakat yang ingin menggunakan aplikasi pinjam online harus melihat dan mempertimbangkan aplikasi mana yang akan kita gunakan. Kekurangan dari aplikasi pinjaman online terhadap masyarakat yaitu apabila pengguna terlambat melakukan pembayaran maka akun dari pengguna akan ditangguhkan.

Anisa Yuli Andayani

Apabila setelah ditangguhkan belum dibayar juga, maka pengguna akan dihubungi dan limit pinjaman akan dikurangi.

Kepercayaan sangat memberikan pengaruh yang besar kepada pengguna. Karena, masyarakat atau pengguna pinjaman online tidak akan mendaftar atau registrasi data mereka apabila aplikasi maupun layanan pinjaman online tersebut dibawah rating tertentu. 

Pengguna pinjaman online juga pastinya melihat atau mencari tau tentang layanan maupun aplikasi pinjaman online yang akan mereka gunakan. Keamanan data yang didaftarkan pengguna juga menjadi pertimbangan kepercayaan bagi pengguna apabila pengguna ingin menggunakan aplikasi. 

Dengan sistem yang baik dan menjamin keamanan bagi pengguna maka aplikasi pinjaman online akan menjadi aplikasi yang paling diminati dalam pembelian produk finansial. ***

Penulis adalah mahasiswi jurusan manajemen, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa,Yogyakarta,  tinggal di Kebumen, Jawa Tengah. Dosen pengampu: Agus Dwi Cahya

Referensi :

https://www.yrpipku.com/journal/index.php/msej/article/view/572/463

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *