Pengurus Anak Cabang Jam’iyyah Ruqyah Aswaja se Purworejo Dilantik

GEBANG, Ketua Pengurus Cabang Jam`iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Kabupaten Purworejo Kysi Adro`I melantik Pengurus Anak Cabang (PAC) JRA se-Kabupaten Purworejo masa khidmah 2019-2024. Pelantikan dilakukan di gedung pertemuan NU Desa Gintungan, Kecamatan Gebang, Minggu (25/8).
Usai melantik Kyai Adro’i berpesan kepada seluruh Pengurus Anak Cabang JRA untuk ikut berdakwah dengan Al-Quran dan mensyiarkan JRA di masyarakat.

Kyai Adro`I mengungkapkan, ketika pertama kali JRA menggelar Ruqmas (ruqyah massal), banyak orang ketakutan karena dikira JRA sebagai aliran sesat. Lalu pengurus JRA sowan kepada ketua Tanfidiyyah PCNU Kabupaten Purworejo untuk menjelaskan keberadaan JRA di Purworejo.

“Kami juga minta doa restu dan dukungan untuk ikut mensosialisasikan JRA kepada masyarakat di Purworejo,”katanya.
Sementara itu Ketua Tanfidiyyah PCNU Kabupaten Purworejo KH Abdul Hamid Ak, S.Pd.I mengharapkan agar pengurus JRA bisa istiqomah dalam menjalankan dakwah.
“JRA adalah bagian dari NU. Hidmah di NU dengan cara dakwah dengan al-Qur`an. Pengurus JRA juga harus menguasai dan hafal ayat-ayat ruqyah,”harapnya.

Rois Syuriyyah PCNU Kabupaten Purworejo KH Habib Hasan Ba`bud, mengatakan, walaupun JRA belum masuk dalam badan otonom (banom) NU, tetapi bisa diusulkan pada Muktamar NU ke depan.
“Yang penting praktiknya sama dengan amaliyah NU. Dan sebenarnya praktik ruqyah ini sudah ada pada zaman Nabi Muhammad SAW, yaitu ada seorang yang sakit kemudian dia minta didoakan kesembuhan kepada Nabi SAW. Nabi Muhammad hanya membaca surah al-Fatihah dan atas ijin Allah SWT orang yang sakit tadi sembuh,”jelasnya. (*)

One comment

Tinggalkan Komentar