Pemkab Purworejo dan BPOB Tandatangani MoU Sinergitas Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

PURWOREJO, Badan Pelaksana Otorita Borobudur bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo menandatangani Memorandum of Understanding (MoU, Nota Kesepahaman) tentang Sinergitas Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Purworejo dan Zona Otorita Kawasan Pariwisata Borobudur di Ruang Arahiwang Setda Purworejo, Kamis (12/5).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Indah Juanita bersama Bupati Purworejo, Agus Bastian, SE, MM, dihadiri Sekda Said Romadhon, para Asisten Sekda dan pimpinan OPD.

Indah Juanita menjelaskan, penandatangan Nota Kesepahaman merupakan salah satu upaya dalam rangka mendukung program percepatan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Purworejo dan Zona Otorita Kawasan Pariwisata Borobudur.

“Pengembangan sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tidak dapat dilakukan sendiri sehingga harus ada kolaborasi antar instansi maupun stakeholder,” jelas Indah.

Dirut BPOB Indah Juanita menandatangani naskah MoU

Dijelaskan, BPOB yang memiliki tugas dan fungsi otoritatif dan koordinatif, berkomitmen untuk mendukung pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di wilayah DIY dan Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Purworejo.

Menurutnya, ruang lingkup dalam Nota Kesepahaman meliputi perencanaan dan implementasi program pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, pekerjaan umum, pertanahan dan tata ruang, usaha mikro kecil dan menengah, perdagangan dan perindustrian, kebudayaan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan dan ketenagakerjaan.

Diharapkan dengan adanya Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) ini dapat memperkuat koordinasi dan sinergi kebijakan dalam rangka percepatan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif; memperkuat koordinasi dan sinergi dalam perencanaan, pengembangan pembangunan, pengelolaan, dan pengendalian. 

“Serta implementasi program pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif; dan menetapkan landasan dalam melakukan pemantauan serta evaluasi terhadap pelaksanaan strategi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Purworejo dan Kawasan Pariwisata Borobudur,” pungkasnya.

Indah Juanita, Agus Bastian dan Said Romadhon

Sementara itu Bupati Purworejo Agus Bastian berharap, dengan kerjasama ini, selain Borobudur akan menjadi destinasi wisata yang semakin menarik dan dikenal di seantero dunia, juga akan mampu mengangkat potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di sekitarnya, termasuk Purworejo.

Diungkapkan, meskipun Candi Borobudur berada di Kabupaten Magelang, namun sebagian Kawasan Otoritatif Borobudur berada di wilayah Kabupaten Purworejo. 

Menurut Bupati, kawasan tersebut merupakan hutan produksi terbatas yang terletak di Desa Sedayu Kecamatan Loano dan Desa Benowo Kecamatan Bener, yang dikelola oleh Perum Perhutani.

“Saya berharap BPOB tidak berhenti pada destinasi yang sudah dikembangkan seperti De’Loano Glamping. Namun terus membantu menggali potensi yang terpendam, serta memberikan pendampingan dalam proses eksplorasinya,” tandasnya. (Adv)

Tinggalkan Komentar