Pegawai Milenial PT PLN Diskusikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Rooftop

PURWOREJO, Sumber energi baru dan terbarukan mulai dikenalkan kepada sumber daya manusia yang bekerja di bawah naungan PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Magelang. Hal ini dilakukan untuk memberikan suplemen bagi pegawai untuk menjawab tantangan revolusi energi di masa mendatang.

“Hari ini kami mengajak para millenial di internal PLN, atau pegawai yang kebanyakan adalah anak muda untuk mendiskusikan tentang pembangkit listrik tenaga surya rooftop. Acara ini bertujuan untuk menyiapkan sumberdaya terkait energi baru terbarukan,” kata Manajer UP3 Magelang, Yunarsih didampingi Manajer ULP Purworejo dalam acara Ngopi Bareng Millenial di Purworejo, Jumat (30/8).

Dalam kegiatan tersebut, pihak PLN memberikan wawasan dasar mengenai sumberdaya energi rooftop kepada puluhan pegawai dari empat kabupaten/kota yang termasuk dalam wilayah operasionalnya. Acara ini juga dilaksanakan bersamaan dengan penerimaan tamu dari peserta jambore kendaraan listrik nasional yang berkunjung ke PLN Purworejo.

Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Purworejo, Rahmat Taupik mengatakan, pihaknya mengkolaborasikan diskusi energi baru terbarukan di internal manajemen dengan kedatangan komunitas mobil listrik. Hal ini diharapkan dapat semakin menambah wawasan dan pengetahuan pegawai PLN yang mengikuti acara yang diskusi.

“Acara diskusi ini rutin dilakukan oleh UP3 Magelang, kebutulan untuk bulan ini Purworejo yang menjadi tuan rumah. Karena bersamaan ada tamu dari peserta jambore mobil listrik, acara kami gabungkan supaya lebih menarik. Untuk fokus materinya seputar rooftop, yang memang saat ini sebenarnya sudah mulai diimplementasikan,” ujarnya.

Rahmat mengatakan, meski teknologi rooftop belum dimanfaatkan di wilayah kerjanya, sumberdaya PLN sudah bisa memfasilitasi apabila ada permintaan dari pelanggan. Namun diakui terdapat kendala dalam penerapan teknologi ini karena harga panel surya yang masih cukup mahal. Diperlukan Rp 20 juta untuk pemasangan satu unit rumah tangga. (W5)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *