Panitia Hari Kartini Bantu Warga Miskin dan Sakit di Berbagai Tempat

PURWOREJO, Tim Kartini Kabupaten Purworejo yang merupakan panitia Hari Kartini membantu sejumlah warga yang sedang sakit yang termasuk dalam kategori warga miskin. Tim Kartini dipimpin Dra Erna Setyowati Said Romadhon. Tim Kartini menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan sejumlah uang.

Anjangsana diawali di rumah keluarga Ngatimin, pasangan suami istri yang sedang dalam pengobatan sakit stroke dan kista yang tinggal di Desa Jenar Kidul, Kecamatan Purwodadi, Mesran di Pangen Jurutengah, Kecamatan Purworejo, Lilik penderita sakit pembengkakan pada otak tinggal di Desa Besole, Kecamatan Bayan, Sarif yang sakit stroke tinggal Desa Tursino, Kecamatan Kutoarjo, dan Yanti yang menderita sakit kanker payudara di Kelurahan Mranti, Kecamatan Purworejo.

Menurut Erna Said, peduli sesama dengan mengunjungi langsung warga yang sedang sakit dan memberi dukungan doa serta semangat agar mereka berjuang untuk kesembuhannya. Selain untuk meringankan beban juga dapat ikut merasakan kebahagiaan di Hari Kartini.

Harapannya melalui peringatan Hari Kartini, para wanita di Kabupaten Purworejo mampu membawa keluarga yang bahagia dan bekulaitas serta berakhlakul karimah.

Disamping itu kita juga sekaligus melakukan penyuluhan akan pentingnya kesehatan terutama dilingkungan keluarga. Penerapan pola hidup bersih sehat (PHBS) yang sering disampaikan kepada masyarakat, tentu harus dapat diimplementasikan dalam kehidupans sehari-hari. Dari mulai hal terkecil seperti cuci tangan, kebersihan rumah tinggal, pola makan sehat, hingga menggerakkan tubuh dengan olahraga ringan.

Sementara itu ketua seksi anjangsana Yuli Sutrisno mengatakan, selain anjangsana, juga diagendakan ziarah di Taman Makam Pahlawan Projo Handoko Loyo yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan khusus wanita yakni tes IVA di Klinik Yonif 412 Purworejo pada Selasa (23/4).

“Untuk Tim anjangsana ini terdiri dari organisasi wanita seperti TP PKK, DWP, GOW, dll. Rangkaian kegiatan tersebut, untuk mengisi dan mengenang perjuangan yang dilakukan RA Kartini sebagai tokoh pahlawan yang harus dilanjutkan gagasannya,” kata Yuli Sutrisno. (*)

Tinggalkan Komentar