Pajak Kendaraan Bermotor di Purworejo Penuhi Target, Optimis Akhir Tahun Capai 100%

PURWOREJO, Program Bebas Denda Pajak dan Pokok Pajak Tahun Kelima yang digulirkan Samsat Jawa Tengah berjalan sangat efektif. Di Purworejo prosentase Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga tanggal 22 November atau masa berakhirnya denda PKB mencapai angka 96%. Dengan angka tersebut pihak Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Kabupaten Purworejo optimistis PKB dapat mencapai angka 100% hingga akhir tahun 2022 ini.

“Insya Allah bisa tercapai,” kata Kasi Pajak Kendaraan Bermotor UPPD Purworejo Abdul Aziz, Kamis (24/11). Ditemui Purworejo News di kantornya, Aziz menjelaskan, capain tersebut jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya yakni hanya 93% hingga akhir tahun 2021. “(Tahun ini) progresnya luar biasa,” ungkapnya.

Salah satu upaya yang mendukung kenaikan jumlah PKB menurut Aziz adalah efektifnya program “Samsat Bijak” atau buru dan edukasi pajak. Yakni berupa kegiatan door to door ke masyarakat yang pada tahun sebelumnya menyasar PNS melalui Program “Gadis Pantura” atau Gerakan Disiplin Pajak untuk Rakyat.

“Jadi mereka yang nunggak-nunggak itu secara masif kita datangi langsung. Ternyata banyak yang belum mengetahui program pembebasan pajak. Seperti misalnya menunggak bayar pajak mobil Rp 11 juta. Begitu tahu dapat keringanan Rp 3,5 juta terus langsung bayar,” jelas Aziz.

Kasi PKB UPPD Purworejo Abdul Aziz

Selain itu pihaknya juga melakukan edukasi ke beberapa kecamatan di Purworejo seperti di Grabag dan Bagelen melalui Program “Samsat Budiman” atau BUMDes Digital Mandiri. Yakni membayar pajak tahunan di BUMDes setempat.

Dijelaskannya, kesadaran masyarakat membayar pajak pun mengalami peningkatan. Sebelum Covid, menurut Aziz, capaian PKB Purworejo hanya 81%. Pada masa Covid selama dua tahun lalu bahkan hanya 76%.

“Insya Allah untuk mengejar angka 4% sepertinya bukan hal yang mustahil mengingat kesadaran masyarakat untuk membayar pajak termasuk PKB meningkat. Salah satunya melalui program Samsat Bijak yang mengedepankan edukasi kepada masyarakat pentingnya membayar PKB,” tandasnya. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *