Mulai 25 Maret Bangjo Lengkong Dipasang Alat Pendeteksi Pelanggaran Kendaraan

PURWOREJO, Dalam upaya mengurangi pelanggaran lalu lintas dan kejadian kecelakaan, mulai 25 Maret 2019 Satlantas Polres Purworejo akan menerapkan E-TLE (E-Traffic Law Enforcement). Launching E-TLE sudah dilakukan pada saat kegiatan Milieal Road Safety Festival di Alun-alun Purworejo, Minggu (24/2) lalu.

E-LTE adalah sistem yang secara otomatis mendeteksi plat kendaraan, merekam dan menyimpan bukti pelanggaran.

“Meski sudah diluncurkan beberapa waktu lalu namun penindakan baru akan diberlakukan mulai tanggal 25 Maret mendatang. Bagi pelanggar sementara hanya akan diberi surat teguran lewat pos,”kata Kasatlantas Polres Purworejo AKP Nyi Ayu Fitria Facha, Jumat (1/3).

Disebutkan, untuk sementara E-LTE akan dipasang di Jalan Tentara Pelajar atau lampu merah pertigaan Lengkong. Pemilihan tempat tersebut karena dinilai sering terjadi pelanggaran dan rawan kecelakaan.

“Lokasi tersebut merupakan jalur utama di dalam kota sehingga sangat strategis,”ucap AKP Nyi Ayu.

Dijelaskan, E-LTE hanya mendeteksi pelanggaran yang kasat mata seperti tidak memakai helm, melanggar marka jalan, berboncengan lebih dari dua orang, sabuk pengaman, plat nomer, dan melanggar lampu lalu lintas.

Diterangkan, jika terjadi pelanggaran data pelanggar teridentifikasi melalui SRC (Smart Regident Center). Surat bukti pelanggaran dan surat konfirmasi akan dikirim lewat pos kepada pelanggar.

Pelanggar dapat mengkonfirmasi paling lambat 3 hari setelah surat diterima. Konfirmasi bisa melalui SMS, WA atau telepon ke nomer 085292464477. Jika tidak melakukan konfirmasi maka STNK akan diblokir.

“Pentingnya konfirmasi bukti pelanggaran digunakan agar terduga pelanggar bisa mengklarifikasi siapa yang menjadi subyek pelanggar, termasuk jika kendaraan sudah dijual belikan kepada pihak lain dan belum balik nama,”terang Nyi Ayu.

Karena itu Nyi Ayu menghimbau agar pemilik kendaraan segera sesuaikan data kendaraan (balik nama) untuk mengetahui jika kendaraan yang digunakan mengalami pelanggaran lalu lintas.

“Dengan diterapkannya E-LTE ini harapannya jumlah pelanggaran berkurang dan bisa mengurangi angka kecelakaan serta masyarakat semakin sadar pentingnya keselamatan berlalulintas,”tegas Nyi Ayu. (W5)

Tinggalkan Komentar