Minum Coklat Bikin Bahagia, ‘Lokita’ Kampanyekan Sehat Mental bagi Remaja

PURWOREJO, Pentingnya kesehatan mental dikampanyekan produk minuman coklat kekinian Lokita dengan cara membagikan 500 cup berbagai varian rasa kepada masyarakat Purworejo pada Kamis (25/8) sore. Puluhan simpatisan yang berasal dari generasi milenial dan pengemudi ojol turut mengkampanyekan minum coklat biar bahagia dan sehat.

Dimulai dari outlet Lokita yang berlokasi di Jalan Setiabudi mereka mengelilingi Alun-alun Purworejo sambil membagikan ratusan minuman Lokita secara gtatis. Tentu saja aksi itu disambut gembira masyarakat yang berada di sekitar alun-alun, baik yang sedang berolahraga maupun rekreasi bersama teman atau keluarga.

Owner Lokita Indonesia Nuri Pujiati Asturik (33) menjelaskan, kehadiran minuman Lokita di Purworejo diawali dengan positifnya respon generasi muda khususnya yang mempunyai masalah psikologis. Mereka setuju bahwa (minuman) coklat dapat membuat bahagia.

Aksi bagi-bagi minuman Lokita di alun-alun disambut gembira

Tak hanya membuka outlet di Purworejo yang kini sudah ada 15 buah, Nuri pun tergerak untuk mewadahi remaja yang punya masalah gangguan mental untuk berkonsultasi langsung dengan psikolog.

“Tanggal 27 Agustus nanti kami akan mengadakan konsultasi psikologi dengan memdatangkan dosen dan tokoh masyarakat. Tempatnya di Gedung PKPN, sekaligus mengkampanyekan mental sehat,” kata Nuri.

Terkait bahan inti minuman Lokita, Nuri mengatakan bahwa coklat yang dikonsumsi merupakan produk premium dan dibuat sendiri dengan racikan yang menyehatkan, tanpa pemanis buatan.

Owner Lokita, Nuri Pujiati, sudah buka 309-an outlet

“Ide produk Lokita ini karena saya suka jajan dan merasa yang dibeli pakai pemanis. Jadi saya coba buat minuman sehat sendiri,” imbuhnya.

Saat ini total oultet Lokita sudah mencapai 300-an, 15 diantaranya ada di Purworejo. Dengan 52 varian seharga Rp 5 ribu hingga 15 ribu, dalam sebulan Lokita mampu menjual hingga 500 ribu cup.

“Lokita ingin bisa menebar manfaat bagi masyarakat, khususnya remaja. Mereka adalah anak-anak yang butuh kasih sayang, melalui minuman yang sehat dan membawa rasa bahagia,” kata Nuri. (Dia)

Tinggalkan Komentar