Milad Ke-58, Universitas Muhammadiyah Purworejo Peringkat 81 Nasional

PURWOREJO, Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) Dr Rofiq Nurhadi mengungkapkan, tahun 2022 ini ada penambahan prodi baru yakni Magister Pendidikan Bahasa Inggris. Selain itu UMP juga menduduki peringkat 81 nasional dan ke-7 PTM versi webometrics. Adapun di  Jateng berdasarkan UniRank  UMP pada peringkat ke-4.

Hal itu diungkapkan Rektor UMP Dr Rofiq Nurhadi pada acara Rapat Senat Terbuka Milad ke-58 Universitas Muhammadiyah Purworejo yang diadakan Sabtu (23/9) di Kampus 2 UMP Kelurahan Sucenjurutengah.

Lebih lanjut dikatakan, di bidang akademik, tahun 2022 merupakan tahun penguatan pembelajaran hybrid learning maupun blended learning menggunakan elijo (e-learning UMPurworejo).

Rektor UMP Dr Rofiq Nurhadi saat menyampaikan laporan tahunan

“Melalui elijo, dosen dan mahasiswa bisa berinteraksi untuk mengunggah materi ajar, forum/chat diskusi, penugasan kuis, dan lain-lain,” tandasnya.

Disamping itu mahasiswa UMP pun sudah melakukan KKN di luar negeri melalui KKN PPL internasional di Ktabi Thailand. “Saat ini student body UMP sebanyak 4.409 siswa yang tersebar di 15 prodi, dan meningkat 8% dari tahun lalu,” lanjut rektor.

Tak hanya itu, UMP juga telah menjalin kerjasama dengan universitas di luar negeri, antara lain Universitas Teknologi Malaysia, Polytechnic University of Philippines, dan Universitas Teknologi Brunei.

Rektor menyerahkan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi

“Tahun ini UMP dipercaya Kemenristek Dikti mendapat anugerah Dikti Ristek sebagai PT peserta Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) dengan Aktivitas Tertinggi,” ucap rektor disambut tepuk tangan hadirin.

UMP pun memberikan berbagai penghargaan,  antara lain kinerja akademik dan non akademik, peraih medali pada 1st International Competition of Enterpreneurship Business Innovation serta juara pekan seni mahasiswa daerah tingkat Jawa Tengah.

Selain laporan tahunan rektor, acara milad tersebut juga berupa orasi ilmiah dengan tema Bersastra ketika Beragama dan Beragama ketika Bersastra oleh Dr Junaedi Setiyono, dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMP yang banyak mendapatkan penghargaan dari dalam maupun luar negeri.

Prof Dr Daelami saat memeberikan sambutan

Sementara itu Wakil Ketua  Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Prof Dr Daelami menyatakan prihatin dengan banyaknya perguruan tinggi Muhammadiyah yang berubah status menjadi universitas namun belum signifikan dengan bertambahnya jumlah mahasiswa. Fenomena tersebut menurutnya, justru akan memperkecil yang sudah besar. 

Lebih lanjut Daelami mengeluhkan, saat ini banyak orang jadi besar karena Muhammadiyah, tapi belum banyak yang bisa membesarkan Muhammadiyah terutama membesarkan amal usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk perguruan tinggi.

Menurutnya, di Muhammadiyah ada istilah P3. “Yakni pemilik (pimpinan pusat), penyelenggara (majelis Dikti), pelaksana (rektor, dekan, terima tukang sapu). Keberadaan perguruan tinggi menjadi tantangan bagi pemilik Universitas Muhammadiyah,” ucap Daelami.

Selain dari PWM, dalam acara milad juga diundang Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Jawa Tengah, pemda, pimpinan perguruan tinggi di Purworejo, ketua PDM dan PCA, serta mitra UMP. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *