Meski Sudah Gunakan Sistem Zonasi, Sekolah Favorit Tetap Jadi Buruan

PURWOREJO, Meski sudah menggunakan sistem zonasi, sejumlah sekolah unggulan di Kabupaten Purworejo tetap kebanjiran pendaftar pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020.

Di SMPN 2 dan SMPN 4 misalnya, sejak Minggu (16/6) malam para orangtua calon siswa sudah memenuhi kedua sekolah tersebut untuk memburu kuota zona utama. Padahal untuk pendaftaran resmi baru dibuka Senin (17/6) hingga Kamis (20/6) mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

Tidak itu saja, bahkan untuk mendapatkan kuota zona utama mereka rela begadang, tidur dan sholat subuh di trotoar depan kedua sekolah itu.

Kepala SMPN 4 Purworejo, Eko Partono, mengatakan, kuota atau daya tampung PPDB tahun ajaran 2019/2020 sebanyak 256 siswa terdiri atas zona utama 20 persen (52 siswa), zona 1 sebanyak 50 persen (126 siswa), zona 2 sebanyak 15 persen (36 siswa), zona prestasi 5 persen (11 siswa), zona pindahan 5 persen (11 siswa), dan zona luar kota 5 persen (11 siswa).

“Untuk zona utama meliputi Kelurahan Purworejo, Sindurjan dan Baledono. Untuk zona 1 meliputi Kecamatan Purworejo, Loano, Gebang, dan zona 2 diluar tiga kecamatan tersebut. Dan pada PPDB hari pertama tercatat sudah 214 calon siswa yang mendaftar, ” kata Eko Partono, Senin (17/6).

Sementara Kepala SMPN 2 Purworejo, Yosiyanti Wahyuningtyas, M.Pd mengatakan, kuota PPDB tahun ajaran 2019/2020 sebanyak 224 siswa, zona utama 20 persen (45 siswa), zona 1 sebanyak 50 persen (112 siswa), zona 2 sebanyak 15 persen (34 siswa), zona 3 sebanyak 5 persen (11 siswa), zona prestasi 5 persen (11 siswa), serta zona perpindahan 5 persen (11 siswa).

“Zona utama meliputi Kelurahan Purworejo, Sindurjan dan Baledono. Sementara zona 1 Kecamatan Purworejo, Kaligesing, Banyuurip dan zona 2 diluar tiga kecamatan tadi, ” kata Yosiyanti, Senin (17/6).

Terkait adanya sejumlah wali calon siswa yang datang lebih awal hingga menginap untuk mendapat kuota utama, baik Eko Partono maupun Yosiyanti mengaku hal itu atas inisiatif wali calon siswa sendiri.

“Kami juga terkejut ketika tahu banyak wali calon siswa yang sejak Minggu malam sudah datang ke sekolah. Namun sesuai petunjuk dan aturan yang ada kita tetap melayani pendaftaran baru hari Senin pagi pukul 08.00 WIB. Soal malam itu kuota zona utama sudah terpenuhi itu murni hasil musyawarah mereka, kita tidak tahu menahu,” kata Yosiyanti. (W5)

Tinggalkan Komentar