Meski Pandemi, Realisasi Pendapatan Purworejo Tahun 2020 Capai 102,21%

PURWOREJO, Realisasi pendapatan Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2020 mencapai Rp 2,167 triliun dengan capaian 102,21% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rp 2,120 triliun. Sedangkan realisasi belanja daerah dapat tercapai sebesar Rp 2,126 triliun atau 94,91% dari target yang dianggarkan sebesar Rp 2,240 triliun.

Demikian disampaikan Bupati Purworejo RH Agus Bastian, SE, MM dalam  Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2020 di depan rapat paripurna DPRD, Kamis (4/3). 

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Dion Agasi Setiabudi, Bupati mengatakan, terhadap realisasi pendapatan dikurangi realisasi Belanja, terdapat Surplus sebesar Rp 40,788 miliar.

Atas surplus tersebut setelah diperhitungkan dengan Pembiayaan Netto sebesar Rp 107.701.046.204 maka terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Tahun Berkenaan (SILPA) sebesar Rp 148.489.076.410.

Dijelaskan Bupati, mengacu amanat Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 menyebutkan bahwa Kepala Daerah menyampaikan LKPJ kepada DPRD dalam rapat paripurna yang dilakukan satu kali dalam satu tahun paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Dion Agasi (tengah diapit Bupati dan Wabup serta tiga wakil ketua DPRD

“Atas kepercayaan masyarakat Kabupaten Purworejo, kami kembali mendapat amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Purworejo periode kedua, sehingga apa yang kami pertanggungjawabkan dalam LKPJ ini memang merupakan tanggungjawab kami pada periode sebelumnya,” kata Bupati.

Dikatakan, seiring dengan perkembangan situasi dan kondisi pemerintahan, selama kurun waktu Tahun Anggaran 2020, APBD Kabupaten Purworejo mengalami perubahan sebanyak 10 kali. 

“Dokumen Laporan Keuangan Daerah (LKD) yang saat ini tengah dalam proses penyusunan dan audit BPKP,” terang Bupati.

Secara umum, lanjutnya, pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun 2020 dapat terselenggara dengan baik meskipun masih terdapat beberapa hal yang harus ditingkatkan pencapaiannya.

“Pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama yang baik antara jajaran eksekutif dan legislatif serta dukungan dari berbagai stake holder dan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Purworejo,” imbuhnya.

Usai Rapat Paripurna penyampaian LKPJ Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2020, dilanjutkan dengan penyampaian Raperda Prakarsa DPRD tentang Penanggulangan Penyakit Menular Tertentu yang Dapat Menimbulkan Wabah. (**/Nas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *