Malam Tahun Baru, Polres Terjunkan 1.000 Personel Cegah Kerumunan

PURWOREJO, Fokus pada penerapan protokol kesehatan di malam tahun baru, Polres Purworejo kerahkan 1.000 personel yang tersebar di 16 kecamatan dan dua titik utama keramaian yakni Alun-Alun Purworejo dan Kutoarjo. Apel gelar pasukan pengamanan tahun baru dipimpin Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito, SIK, SH, M.Si di Mapolres, Kamis malam (31/12).

Selain anggota Polres, personel pengamanan kali ini juga berasal dari TNI, Yonif Mekanis Raider, Kodim, Brigif, serta Satpol PP.

Kapolres menegaskan, kegiatan yang dilakukan malam ini adalah tindakan preventif, yakni untuk mengawasi dan mencegah kerumunan massa di musim pandemi ini.

Suasana Alun-alun Purworejo sepi dan gelap

“Tindakan preemtif telah kami lakukan berupa sosialisasi dan himbauan melalui media massa dan medsos untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa,” ucap Kapolres.

Dirinya menghimbau kepada personel yang bertugas untuk melakukan tugas secara profesional, proporsional, dan kekeluargaan.

Kegiatan kali ini, lanjut Kapolres, masih dalam rangkaian Operasi Lilin Candi. Hal itu karena hingga kini masih ada umat Nasrani yang masih menjalankan ibadah keagamaan.

Jalanan di sekitar Alun-alun Purworejo lengang

Dari pantauan reporter Purworejonews, suasana Alun-Alun Purworejo empat jam sebelum malam pergantian taun, sangat lengang. Ditutupnya alun-alun mulai pukul 18.00 serta lampu penerangan yang dipadamkan membuat tak seorangpun berada di lokasi alun-alun selain petugas yang berjaga dengan mobil patrolinya.

Hujan yang terus mengguyur membuat suasana alun-alun yang pada waktu yang sama di tahun lalu sangat ramai, kini tampak sunyi dan gelap.

Polres Purworejo juga telah memasang barikade penutup jalan sehingga kendaraan yang akan masuk ke kota melalui alun-alun harus berbelok arah ke Jalan Kartini hingga akses jalan menuju BTC. Meski demikian, akses jalan menuju Romansa Kuliner masih dibuka hingga pukul 22.00.

Tampaknya masyarakat benar-benar menaati peraturan yang telah diterapkan Pemda dengan memilih berada di rumah. Terlebih hujan masih turun hingga malam serta bayang-bayang pandemi yang masih terus berlangsung membuat masyarakat lebih memilih beraktivitas di dalam rumah. (Dia)

 256 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *