Lagi, Upaya Penipuan Lewat WhatsApp dengan Mencatut Nama Agus Bastian

PURWOREJO, Upaya penipuan dengan modus mencatut nama Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM kembali terjadi, Senin (5/12). Kali ini calon korbannya yaitu pengurus sekolah swasta di Kecamatan Purwodadi berinisial MI. Penipuan dilakukan melalui pesan WhatsApp.

MI menjelaskan, kejadiannya berawal dari pemgiriman pesan melalui Whatsapp dari seseorang yang mengaku sebagai Bupati Purworejo dengan menggunakan foto profil Agus Bastian, SE, MM.

Pesan itu berisi pemberitahuan bahwa sekolah tersebut mendapat bantuan dana dari Pemkab Purworejo. Pelaku meminta nomer rekening dengan dalih nantinya dana bantuan itu akan dikirimkan lewat nomor rekening tersebut.

Tangkapan layar percakapan “Bupati” dengan calon korban

“Saya menerima pesan dari nomor asing yang mengatasnamakan Bupati Purworejo, namun setelah saya cek ternyata itu bukan nomor Bapak Bupati” jelas MI saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Sementara itu Kepala Dinkominfostasandi Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, SSTP, MM menjelaskan, kejadian serupa juga pernah beberapa kali terjadi dengan mencatut nama Bupati, Wakil Bupati maupun beberapa pejabat lainnya.

Yidhie menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan adanya pesan demikian.

Yudhie Agung Prihatno

Yudhie menegaskan, Bupati atau Wakil Bupati dalam menyalurkan bantuan akan melalui prosedur yang benar dan instansi yang berwenang. ”Itu semua tidak benar, Bapak Bupati maupun Ibu Wakil Bupati tidak pernah melakukan chat untuk meminta atau menjanjikan sesuatu,” terangnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah percaya dengan pesan-pesan sejenis. Yudhie memberi tips yang bisa dilakukan oleh masyarakat manakala menerima pesan terindikasi sebagai penipuan. Yaitu selalu mengkonfirmasikan kebenaran informasi yang diterima.

“Masyarakat agar selalu waspada dan tidak mudah percaya apabila mendapati hal seperti itu. Konfirmasi kebenarannya kepada pihak terkait atau mungkin bisa ditanyakan ke pejabat atau ASN yang dikenal,” katanya.

Ditambahkan, warga juga dapat menyampaikan aspirasi, pengaduan, dan sejenisnya, melalui sarana yang sudah disiapkan dan sudah berjalan, yakni aplikasi pengaduan PORJO dan aplikasi PORJO Smart City. Kedua aplikasi tersebut dapat diunduh di Google Play Store. (Adv)

Tinggalkan Komentar