Kurangi Emisi Karbon, Masyarakat Dihimbau Manfaatkan Transportasi Umum

PURWOREJO, Masyarakat Purworejo dihimbau untuk memanfaatkan moda transportasi umum dalam beraktivitas, guna mengurangi emisi karbon atau  emisi gas rumah kaca (GRK). Satu kendaraan umum setara dengan 50 sepeda motor, sehingga pengurangannya bisa sangat signifikan.

“Data tahun 2021 jumlah kendaraan roda empat dan roda dua di Kabupaten Purworejo mencapai 272.006 buah. Sedang jumlah KK hanya 234.623. Jadi jumlah kendaraan bermotor lebih banyak dibanding jumlah keluarga,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan di Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, ST, di ruang kerjanya, Kamis (15/9).

Jumlah kendaraan tersebut terdiri atas sedan jip dan sejenisnya sebanysk 20.932 buwh, bus dan mikro sebanyak bus 720 buah, truk pickup ada 7.318 buah. Sementara kendaraan roda 2 sebanyak 243.036 buah. Sehingga jumlah total kendaraan bermotor di Purworejo mencapai 272.006 buah.

Wijoto Harjono

Menurut Wiyoto, emisi gas karbon yang dihasilkan oleh knalpot kendaraan bermotor membahayakan kesehatan. Menghirup gas buang kendaraan akan sangat berbahaya karena mengandung karbon monoksida. 

“Zat ini lebih mudah diikat sel darah merah sehingga dapat menurunkan kadar oksigen dalam tubuh,” jelasnya.

Disamping itu, emisi karbon juga bersifat karsinogenik. Banyak zat kimia berbahaya dalam emisi gas buang yang bersifat karsinogenik atau memicu kanker. 

“Menghirup partikel seperti timbal atau debu di udara dapat memicu iritasi, sesak napas, asma, hingga kanker paru,” imbuhnya.

Dijelaskan, selain memanfaatkan kendaraan umum, upaya mengurangi emisi karbon yaitu menggelar Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor. Melalui CFD, jumlah volume emisi karbon dapat dikurangi minimal seminggu sekali. (Nas)

Tinggalkan Komentar