Perhutani KPH Kedu Selatan Bagikan Sharing Produksi Rp 1,4 Miliar kepada Masyarakat Desa Hutan

PURWOREJO, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan membagikan sharing produksi senilai  total Rp 1.450.267.597.424 kepada masyarakat desa hutan yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) wilayah KPH Kedu Selatan di Purworejo.

LMDH penerima sharing produksi terbesar adalah LMDH Rimba Sejahtera Desa Lancar Kabupaten Kebumen dengan nilai sharing Rp 70.781.317,  disusul LMDH Wono Sembodo Desa Pakis Arum kabupaten Purworejo nilai sharing produksi Rp 50.066.849, serta LMDH Lestari Alam Desa Besuki Kabupaten Wonosobo nilai sharing Rp 37.943.152.

Acara yang digelar di Aula Perum Perhutani KPH Kedu Selatan pada Rabu tanggal 31 Agustus lalu, dihadiri Administratur KPH Kedu Selatan Usep Rustandi beserta jajarannya, perwakilan ketua LMDH penerima sharing, serta dinas terkait dari Kabupaten Purworejo dan Kebumen.

Administratur KPH Kedu Selatan, Usep Rustandi menyampaikan, sharing sebesar Rp 1,4 miliar tersebut dibagikan kepada 267 LMDH di wilayah KPH Kedu Selatan. Menurutnya, pembagian sharing produksi merupakan komitmen Perhutani dalam menerapkan salah satu dari tiga aspek pengelolaan hutan yang dilaksanakan Perhutani, yaitu aspek sosial.

Para penerima sharing produksi bersama jajaran KPH Kedu Selatan

“Selain aspek sosial, Perhutani juga menerapkan aspek ekologi dan ekonomi, dimana dalam mengelola hutan kami berusaha menjaga kelestarian serta memberikan manfaat ekonomi bagi semua pihak yang terlibat,” kata Usep.

Dirinya juga mengajak serta meminta dukungan pemerintah daerah untuk menghimbau generasi muda sekitar hutan agar mau menjadi mitra perhutani dalam pengelolaan hutan, misalnya sebagai penyadap getah.

Tak tanggung-tanggung. Jika mereka dapat menyadap getah satu ton per bulan maka akan mendapat imbalan sekitar Rp 5 juta. “Dengan penghasilan sebesar itu tak kalah sejahtera dengan karyawan berpenghasilan UMR,” jelas Usep.

Ketua paguyuban LMDH Kedu Selatan, Kosim beryukur dan menyatakan rasa terima kasihnya kepada Perhutani yang telah berkomitmen berbagi pendapatan hasil hutan. Ia pun bersedia menggiatkan warga desa hutan dalam melakukan penyadapan agar produksi getah meningkat sehingga kesejahteraan menjadi lebih baik.

Hingga kini proses pembagian sharing produksi masih terus berlangsung mengingat banyaknya LMDH yang menerima bagi hasil produksi tersebut. (Dia)

Tinggalkan Komentar