Kos-Kosan di Pangenjurutengah Kembali Digrebeg, 9 Orang Kedapatan sedang Pesta Miras

PURWOREJO, Untuk kedua kalinya rumah kos-kosan yang berada di belakang RM Sego Pangen, Kelurahan Pangenjurutengah, Kecamatan Purworejo digrebeg. Bila sebelumnya di kos-kosan yang beralamat di RT 1 RW 2 itu digrebeg oleh Satpol PP karena ditemukan pasangan tidak resmi di dalam kamar, kali ini karena digunakan untuk pesta miras.

Pada penggrebekan yang dilakukan pada Sabtu (16/7) dini hari pukul 01.30 WIB, petugas babinsa setempat, Sertu Giono menemukan ada sembilan orang yang sedang pesta miras di selasar kos-kosan tersebut.

“Setelah mendapat lapaoran dari warga, saya menghubungi Polsek Purworejo dan ketua RW kemudian langsung mendatangi TKP. Saat itu ada sembilan orang yang sedang berkumpul melingkar di selasar kos-kosan,” jelas Giono kepada Purworejo News, Sabtu (16/7) pagi.

Ditambahkannya, dari sembilan orang yang itu, dua orang diantaranya wanita. Satu diantaranya ber-KTP Bandung berusia 24 tahun serta warga Kecamatan Kemiri berusia 19 tahun. Saat digrebek ditemukan beberapa botol miras serta kuaci dan kacang.

Babinsa Giono mendampingi salah satu pelaku saat membuat surat pernyataan di Polsek Purworejo

Giono menyebutkan pihaknya sempat beradu argumen dengan mereka. Setelah ketua RW dan pihak kepolisian datang, mereka digiring ke Polsek Purworejo. Sayangnya, empat orang “menghilang”. Meski demikian KTP-nya sudah diminta oleh petugas.

Di Polsek Purworejo mereka membuat surat pernyataan berisi permohonan maaf serta perjanjian tidak akan mengulangi perbuatan yang merugikan tersebut.

Giono menambahkan, pihaknya memang menerima laporan serta keluhan dari warga yang merasa resah dan terganggu akibat suara bising yang kerap terdengar dari kos-kosan milik Pawit, warga Sidomulyo tersebut. “Ibaratnya warga hanya menerima imbas negatif dari kos-kosan milik warga luar tersebut,” ungkap Giono.

Terkait dengan hal tersebut Giono menghimbau kepada pemilik kos agar mengontrol keberadaan kos milik mereka sehingga tidak terjadi kembali hal-hal yang merugikan warga setempat. (Dia)

Tinggalkan Komentar