Kodim dan Berbagai Komunitas Kembali Lakukan Bedah Rumah RTLH

PURWOREJO, Kodim 0708 Purworejo bekerja sama dengan Komunitas Indonesia Offroad Federation (IOF), Taft Kebomania, Persaudaraan Setia Hati, dan Paguyuban Wayah Bagelen kembali melakukan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini yang sudah dibedah rumah milik Mujiati (45) warga Dusun Jelamprang RT 02 RW 03 Desa Kaliurip, Kecamatan Bener.

Peresmian dan penyerahan RTLH ditandai dengan pemotongan pita dan penyerahan kunci oleh Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Lukman Hakim S.Sos, M.Si. kepada Mujiati hari Jumat (10/4). Acara dihadiri Ketua Dewan Penasehat IOF M Hardjanto dan perangkat desa beserta perwakilan warga sekitar.

Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Lukman Hakim mengatakan, kegiatan bedah rumah yang dilakukan oleh Kodim 0708 Purworejo bersama komunitas sosial adalah wujud kepedulian terhadap warga yang ada di wilayah Kabupaten Purworejo. Hal itu melihat kondisi wilayah yang masih banyak warga belum memiliki rumah layak huni.

“Saya berharap lebih banyak lagi elemen masyarakat yang ikut bergabung dan peduli terhadap kesulitan masyarakat tanpa ada birokrasi yang berbelit. Bila ada kesulitan warga kita bantu secepatnya,” jelasnya.

Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Lukman Hakim gunting pita

Camat Bener Agus Widiyanto, SIP,M. Si memberi apresiasi terhadap kegiatan bedah rumah tersebut. Menurut Agus, di wilayahnya masih banyak masyarakat yang memang belum memiliki tempat tinggal yang layak.

“Butuh semua kepedulian komponen masyarakat untuk bersinergi dengan TNI, Polri dan pemerintah setempat sehingga bisa membantu program nasional pengentasan kemiskinan,” ucapnya.

Dikatakan Agus, pihaknya sangat terbantu dengan peran TNI yang terus bersinergi antara Forkompincam dalam kegiatan apapun. Sehingga dalam setiap permasalahan formal maupun informal dapat terselesaikan dengan baik.

Mujiati pun merasa bahagia dan terharu karena tidak menyangka mendapatkan bantuan bedah rumah oleh Kodim dan komunitas IOF. Ia mengaku sebelum direhab atap rumahnya sudah jebol, dindingnya sudah dimakan usia, apabila hujan air masuk ke dalam rumah dan hampir roboh.

“Semoga dengan rumah ini saya akan lebih gigih lagi bekerja, tidak hanya membuat kerajinan besek sehingga bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari hari,” ucapnya haru. (Dia)

Tinggalkan Komentar