Kewalahan Tangani Pasien Covid-19, Dua RSUD Buka Lowongan Relawan Perawat

PURWOREJO, Meningkatnya jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Dr Tjitrowardojo dan RSUD Tjokronegoro Purworejo memaksa dua rumah sakit plat merah itu untuk menambah jumlah perawat pasien Covid-19. Meski begitu, dalam pengumuman rekrutmen, kedua RSUD tersebut kompak memakai istilah relawan perawat.

Dalam edaran disebutkan, lamaran (relawan perawat) disertai fotokopi ijazah, Surat Keterangan Sehat, fotokopi STR yang masih berlaku, pas foto 4×6 sebanyak dua lembar,
serta sertifikat BTCLS yang masih berlaku.

Berkas paling lambat diterima hari Rabu (23/6) pukul 11.00 WIB dengan diserahkan ke Subbag UP.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Dr Tjitrowardojo, dr Ika Indah Lestariningsih, Sp.Kj yang dihubungi Senin (21/6) malam membenarkan bahwa pihaknya saat ini tengah membutuhkan tambahan relawan perawat.

“Kami memang membutuhkan relawan perawat di bangsal isolasi Covid-19,” katanya.

Wadir Pelayanan RSUD Dr Tjitrowardojo, dr Ika Indah Lestariningsih, Sp.Kj

Langkah itu dilakukan, menurutnya, adalah untuk mengkonversi antara jumlah relawan perawat dengan penambahan tempat tidur. Jumlahnya sekitar 10 tambahan relawan.

Ia mengakui jumlah perawat yang ada saat ini masih kurang untuk mengatasi pasien yang makin meningkat.

“Kami berharap penambahan relawan ini diimbangi dengan kebijakan prokes ketat dan perilaku sehat di masyarakat dan instansi. Kami mengalami kelelahan dan kewalahan dengan situasi saat ini,” keluh Ika.

Meski berstatus relawan, mereka nantinya akan menerima gaji yang diberikan oleh Kemenkes. Nominalnya, menurut Ika, menyesuaikan regulasi yang ada.

Direktur RSUD Tjokronegoro dr Tolkha Amaruddin, Sp.THT.KL, M.Kes

Pernyataan sama dilontarkan oleh Direktur RSUD Tjokronegoro, dr Tolkha Amaruddin, Sp.THT-KL, M.Kes terkait penerimaan relawan perawat. Syarat yang diajukan pun sama dengan RSUD Dr Tjitrowardojo. Hanya saja berkas paling lambat diterima hingga hari Kamis (24/6) pukul 12.00.

Dr Tolkha menyebut, 10 relawan perawat itu nantinya akan bertugas menangani pasien Covid -19. “Kasus Covid-19 (di Purworejo) meningkat, sementara kami kekurangan tenaga,” ungkapnya.

Ia pun berharap agar kasus Covid-19 di Purworejo dapat terkendali. “Kuncinya jangan lengah. Tetap terapkan 5M,” pesannya. (Dia)

 921 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *