Kebijakan Lepas Masker Diterapkan, Begini Penjelasan Kadinkes Purworejo

PURWOREJO, Kebijakan pemerintah terkait dengan pelonggaran penggunaan masker di luar ruangan atau area terbuka mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Juga dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, dr Sudarmi, MM.

Dihubungi Purworejo News, Sudarmi mengatakan, kebijakan yang diambil pemerintah tersebut tentu dengan berbagai pertimbangan.

“Salah satunya yakni dengan telah tercapainya target herd immunity di atas 70%,” ucapnya pada Rabu (18/5) pagi.

Herd imunnity tersebut, katanya, terkait dengan vaksinasi yang telah dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Dengan adanya herd immunity tersebut, lanjutnya, antibodi telah terbentuk dan meningkat.

Selain itu, menurutnya, kebijakan pelonggaran masker juga diambil pasca liburan lebaran yang tidak menimbulkan lonjakan kasus Covid-19 secara signifikan. “Meski kasus Covid-19 masih ada, tapi angkanya sangat kondusif,” lanjut Kadinkes.

Dr Tolkha Amaruddin, Sp.THT, KL, M.Kes

Seperti di Kabupaten Purworejo. Data yang disampaikan oleh Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin, Sp. THT-KL, M.Kes menyebutkan, total kasus aktif sampai saat ini 16 orang.

“Rinciannya, 12 orang menjalani isoman dan empat orang dirawat di RS. Kasus meninggal karena Covid-19 pun sudah tidak lagi terjadi,” kata dr Tolkha.

Terkait dengan hal tersebut dr Tolkha bahkan membuat tagline Menuju Covid-19 End Games. Artinya, menyudahi kasus-kasus Covid-19 melalui vaksin dan tetap menerapkan prokes, terutama di ruang tertutup dan transportasi publik.

Juga bagi mereka yang batuk pilek harus tetap memakai masker saat beraktivitas. Selain itu juga bagi masyarakat kategori rentan, manula, dan juga memiliki komorbid harus tetap memakai masker.

Kadinkes dr Sudarmi pun berpesan agar masyarakat jangan menganggap ini sebagai ephoria sehingga abai. “Kita bersyukur keadaan sudah membaik. Tapi jangan lantas abai. Tetap prokes untuk kebaikan bersama,” pungkasnya. (Dia)

Tinggalkan Komentar