Kampanye Lewat Media Massa Mulai 24 Maret, KPU Kabupaten Tak Fasilitasi

PURWOREJO, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo menyatakan tidak memfasilitasi pemasangan iklan kampanye di media massa bagi peserta Pemilu. Karena itu, partai politik beserta calon anggota legeslatif disilakan untuk dapat melakukan pemasangan secara mandiri, baik di media cetak (koran), elektronik (televisi dan radio), maupun media online.

Hal itu mengemuka dalam acara Media Gathering yang digelar oleh KPU Purworejo di aula kantor setempat, Kamis (21/3). Kegiatan diikuti belasan wartawan dari berbagai media di Kabupaten Purworejo dan diisi paparan oleh 2 orang komisioner KPU Purworejo yakni Akmaliyah dan Purnomosidi.

“Berbeda dengan KPU Provinsi dan KPU RI, KPU Kabupaten tidak memfasilitasi pemasangan iklan kampanye di media massa. Jadi silakan peserta pemilu dapat memaksimalkan di media secara mandiri, sesuai ketentuan” kata Akmaliyah.

Disebutkan, sesuai tahapan, jadwal kampanye di media massa sama dengan metode kampanye rapat umum, yakni mulai 24 Maret sampai dengan 13 April 2019. Secara teknis, pemasangan iklan kampanye di media massa mengacu pada 3 dasar hukum. Pertama UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Kedua, Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu, sebagaimana telah beberapa kali diubah dan terakhir dengan Peraturan KPU Nomor 33 Tahun 2018 tentang perubahan kedua atas Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018.

Selanjutnya yang ketiga yakni Keputusan KPU RI Nomor 581/PL.02.4-Kpt/06/KPU/III/2019 tentang Perubahan atas Keputusan KPU Nomor 291/PL.02.4-Kpt/06/KPU/I/2019.

“Dasar hukum tersebut telah mengatur secara jelas teknik kampanye di media,” sebutnya.

Namun, lanjutnya, ada sejumlah hal yang perlu diketahui, baik oleh pemasang iklan kampanye maupun media. Salah satunya yakni bahwa pemasang iklan kampanye yakni peserta Pemilu, bukan individual Caleg.

“Peserta pemilu adalah Parpol. Jadi pemasangan atas nama Parpol. Namun, bisa saja di dalamnya memuat Caleg dari Parpol tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut Akmaliyah menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan Rakor terkait penyusunan jadwal kampanye dan rapat umum. Dalam rakor bersama pihak-pihak terkait itu disepakati bahwa jadwal kampanye bagi Parpol mengikuti djadwal Capres dan Cawapres yang diusung.

Adapun jadwal tersebut yakni pada tanggal 24 dan 25 Maret Paslon Capres Cawapres nomor urut 02. Selanjutnya tanggal 26 dan 27 untuk Paslon nomor urut 01.

“Jadi masing-masing 2 hari, bergantian sterusnya sampai tanggal 13 April,” jelasnya. (W5)

Tinggalkan Komentar