Kakak Beradik Ngaku Anggota Serse Memeras Remaja di Alun-alun Purworejo

PURWOREJO, Jajaran Sat Reskrim Polres Purworejo meringkus kakak beradik AH (32) warga Desa Muktisari dan SS (21) warga Desa Tamanwinangun RT, Kebumen, diduga melakukan pemerasan terhadap Tantowi dan Rohyanti, Selasa (21/5) sekitar pukul 23.45 WIB di Alun-alun Purworejo.

Kasat Reskrim Polres AKP Haryo Seto menerangkan, dalam melakukan aksinya kedua tersangka mengaku sebagai anggota polisi. Untuk meyakinkan penampilannya tersangka membekali diri dengan korek api berbentuk pistol. “Keduanya mengaku dari Satserse,” kata AKP Haryo Seto dalam pers rilis di Mapolres Purworejo, Rabu (26/6).

Awal kejadian, saat kedua korban sedang berduaan didatangi oleh tersangka AH. Dengan nada membentak, tersangka mengaku sebagai anggota polisi dan meminta kedua korban menemui “komandannya” yang berada di dalam mobil. Sementara tersangka SS yang berperan sebagai komandan tetap duduk di dalam mobil.

Setiba di dekat mobil kedua korban dimintai surat identitas dan kelengkapan kendaraan. Karena korban tidak bisa menunjukan STNK sepeda motornya, kedua tersangka mengancam akan memproses hal itu dan meminta barang milik korban sebagai jaminan dan bisa diambil di kantor.

“Karena ketakutan dan merasa terancam, kedua korban kemudian menyerahkan handphone miliknya,”ucap Haryo Seto.

Diungkapkan, selain beraksi di wilayah Purworejo, kedua tersangka sebelumnya juga melakukan aksi serupa di depan Pendopo Wakil Bupati Purworejo di Kutoarjo pada Sabtu (18/5).

Dari penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua telepon seluler dan satu unit mobil daihatsu Xenia warna putih tahun 2016 No. Pol. : B-1873-WOH.

“Atas perbuatannya keduanya akan disangkakan pasal 368 ayat 1 jo 65 ayat 1 dan 2 KUHP tentang pemerasan dan ancaman dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara ditambah sepertiga, ” pungkas Haryo Seto. (W5)

Tinggalkan Komentar