Hindari Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Tiadakan Perayaan Malam Tahun Baru

PURWOREJO, Pemkab Purworejo mengambil sejumlah langkah antisipatif guna mencegah terjadinya kerumunan jelang perayaan hari Natal dan Tahun Baru 2021. Salah satunya dengan tidak mengadakan kegiatan pada pergantian tahun pada 31 Desember mendatang.

“Biasanya kita selalu (mengadakan) pesta kembang api dan memberikan hiburan kepada masyarakat di malam pergantian tahun. Tetapi tahun ini karena pandemi yang makin mengganas, semua itu kita tiadakan,” kata Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM pada Rakor Pimpinan sekaligus membahas persiapan Natal dan Tahun baru di Ruang Arahiwang Setda, Selasa (15/12).

Lebih lanjut Bupati mengatakan, rekayasa lalu lintas dan penutupan area parkir Alun-alun Purworejo juga akan dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan. Alun-alun Purworejo memang menjadi salah satu spot utama bagi warga untuk melewati pergantian tahun.

Menurutnya, Pemkab perlu mengambil sejumlah langkah preventif guna mencegah potensi penyebaran Covid-19. Apalagi saat ini grafik kasus terkonfirmasi positif belum menunjukkan penurunan.

Rakor persiapan Natal dan Tahun Baru

“Saya setuju untuk matikan lampu di sekitaran Alun-alun. Kalau perlu jalan ditutup dan dialihkan ke jalan lain. Karena kalau dibuka pasti akan ada kerumunan,” imbuhnya.

Bupati juga meminta agar seluruh destinasi wisata menerapkan protokol kesehatan. Jika dimungkinkan, pengelola wisata agar menutup sementara destinasi wisata di malam Tahun Baru. 

“Cafe boleh buka hanya sampai pukul 22.00. Saya minta Satgas Covid benar-benar mengawasi jika terjadi kerumunan. Masyarakat juga dihimbau agar merayakan Tahun Baru di rumah saja. Kita tidak ingin lonjakan kasus terus terjadi,” tandasnya.

Terkait perayaan Natal, Bupati menghimbau agar kegiatan perayaan natal pada gereja-gereja di seluruh wilayah Kabupaten Purworejo tetap dengan penerapan protokol kesehatan. (Nas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *