Hiburan Murah Meriah Pasar Malam Kembali Hadir di Purworejo

PURWOREJO, Mulai besok, Sabtu (15/10) pasar malam kembali digelar di kota Purworejo, tepatnya di Lapangan Garnizun. Meski hujan terus mendera, tak menyurutkan semangat Basuki (40) yang menjadi ketua rombongan Taman Ria Jaya 13 untuk mengais rejeki di Purworejo.

Basuki yang asli Kendal itu memimpin 33 kru Taman Ria Jaya asal kota Tegal. Menurut penuturan Basuki yang sudah 17 tahun malang melintang di dunia hiburan pasar malam, baru pertama kali Taman Ria Jaya 13 menyambangi Purworejo.

“Itu karena ada informasi kalau di Purworejo ada event HUT TNI dan lomba drumband,” kata Basuki kepada Purworejo News yang menemuinya di Lapangan Garnizun pada Jumat (14/10) sore.

Wahana Ombak banyu yang legendaris

Disebutkan, berbagai wahana digelar untuk menghibur masyarakat Purworejo mulai tanggal 15 hingga 30 Oktober mendatang. “Ada 10 wahana kali ini. Antara lain kincir raksasa, ombak banyu, rumah balon, kuda kencana, ontang anting, kolam air, perahu kora-kora, dan trampolin,” jelasnya.

Mengingat keterbatasan area, kali ini pihaknya tidak menyediakan tong setan yang menjadi salah satu ikon pasar malam. Setiap wahana dibandrol dengan harga tiket Rp 10 ribu. Adapun waktu operasional mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.

Diantara wahana tersebut, menurut penuturan Basuki, yang paling banyak diminati yakni ontang anting karena merupakan wahana baru. “Ontang anting baru ada tahun 2018, setelah itu pandemi Covid-19 dan terhenti dua tahun,” kata Basuki.

Basuki sang punggawa Taman Ria Jaya 13

Selain 10 wahana, lanjut Basuki, ada sekitar 20 pedagang pengikut pasar malam yang dipimpinnya. Mereka adalah para pedagang pakaian, sepatu, asesoris, arena ketangkasan, serta aneka kuliner khas pasar malam seperti bolang baling dan arumanis.

Menurut Basuki, ia tidak mematok tarif khusus untuk pedagang yang menjadi pengiring hajatan pasar malam yang dipimpinnya. “Sebenarnya tarif normal Rp 2 juta, tapi saya kasihan kalau pendapatan mereka tidak banyak ya tidak segitu. Malah bisa hanya Rp 500 ribu, tergantung omsetlah,” katanya.

Selain itu di pasar malam juga ada puluhan stan di luar naungan Taman Ria Jaya yang dinakhodai Basuki.

Dirinya menuturkan, sebelum ke Purworejo, lokasi sebelumnya yakni Kebumen. Setelah ini dia belum mendapat informasi dari EO yang biasa menghubunginya.

Wahana baru ontang anting yang paling diminati

Basuki menjamin setiap wahana telah dicek kelayakannya. Menurutnya dari segi keamanan ada surat ijin kelayakan perlengkapan yang dikeluarkan dari provinsi Jawa Tengah. Selama ini pun menurut penuturannya belum pernah ada kasus kecelakaan atau kejadian yang tidak diinginkan.

Ia berharap meski hujan mengguyur masyarakat tetap berminat untuk mengunjungi arena pasar malam. Selain sebagai hiburan, pasar malam pun juga sebagai arena belanja murah meriah.

Selain itu, meski hujan terus mengguyur, lapangan Garnizun tidak lantas menjadi becek karena kondisi tanah yang keras. “Semoga masyarakat bisa menikmati hiburan pasar malam dari Taman Ria Jaya 13 ini,” harap Basuki. (Dia)

Tinggalkan Komentar