Gunarwan Meninggal Dunia, Sumaryanto Ditetapkan Sebagai Plt Ketua KONI Purworejo

PURWOREJO, Wakil Ketua III KONI Kabupaten Purworejo, Sumaryanto, S.Pd ditetapkan sebagai Plt Ketua KONI periode tahun 2018-2022 menggantikan Gunarwan yang meninggal dunia Minggu (3/1) karena sakit. Penetapan itu berdasarkan rapat pleno pengurus KONI yang diadakan hari Rabu (6/1).

Bendahara Umum KONI Widiarso Yuliastono, SH saat dihubungi hari Jumat (8/1) mengatakan, rapat pleno diadakan di kantor KONI, Cangkrep, Kecamatan Purworejo. Dari 26 pengurus KONI, 20 orang diantaranya hadir pada acara tersebut.

“Agenda rapat pleno hanya satu yaitu memilih Plt ketua pasca meninggalnya Ketua KONI Gunarwan karena sakit,” kata Yuli.

Berdasarkan penetapan tersebut, lanjut juli, KONI Provinsi Jawa Tengah telah menerbitkan SK tentang Plt Ketua Umum KONI Kabupaten Purworejo.

Gunarwan (alm) saat memimpin KONI Purworejo

Yuli menambahkan, Sekreteris Umum KONI Provinsi Jateng baru bisa mengirim SK hari Senin (11/1) karena KONI Provinsi mulai hari Kamis melakukan WfH.

Terkait program kerja (proker) yang tertuda di tahun 2020, menurut Yuli, ada lima agenda, yakni Pelantikan 16 Kordinator Olah Raga Kecamatan (KOK), Sosialisasi Porkab Tahun 2020,
Kejurkab Cabang Olah Raga. Juga
pelaksanaan PORWILDULONGMAS 2020, serta Peningkatan SDM Pelatih Cabang Olah Raga.

“Penundaan proker itu semuanya karena pandemi Covid-19 yang mulai berlangung di bulan ketiga tahun 2020 sampai sekarang,” imbuh Yuli.

Meski demikian, ada satu kegiatan yang bisa dilaksanakan di tahun 2020 yakni kerjasama dengan KONI Provinsi dalam rangka Perencanaan Program Pemusatan Atlet tahun 2020 pada bulan Februari.

Rapat pleno pemilihan Plt Ketua KONI

Sebetulnya di tahun 2021, Gunarwan selaku ketua KONI sudah menyiapkan tiga agenda yakni pelaksanaan Porkab, Persiapan Kontingen Porprov 2022, dan Pelantikan KOK.

Plt Ketua KONI Purworejo Sumaryanto saat dihubungi menjelaskan, keberadaan dirinya adalah menggantikan kepemimpinan sebelumnya karena berhalangan tetap atau meninggal.

“Sebagai Plt ketua saya diberi waktu maksimal enam bulan untuk menetapkan ketua melalui musyawarah luar biasa,” katanya.

Hal itu, menurut Sumaryanto, juga terjadi saat ketua sebelumnya yakni Abdullah mengundurkan diri karena terpilih sebagai anggota DPRD. Abdullah kemudian digantikan oleh Gunarwan selaku Plt ketua yang akhirnya terpilih sebagai ketua definitif pada muslub. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *