Dua Tersangka Pencuri CD dan BH Ditangkap, Cabuli Gadis di Bawah Umur

PURWOREJO, Pelaku kejahatan seksual yang tenar dengan sebutan Kolor Ijo di tahun 2018 akhirnya terungkap. Polisi berhasil mengamankan dua tersangka pelaku yakni TS (28) dan N (30), keduanya warga Desa Kroyo, Kecamatan Gebang.

Dalam gelar perkara yang diadakan di Mapolres Purworejo, Jumat (9/4), Kasubag Humas Polres Purworejo Iptu Madrim didampingi KBO Sat Reskrim Polres Purworejo Iptu Khusen Martono menyebutkan, aksi keduanya terungkap saat Minggu (4/4) sekitar pukul 05.00 WIB warga desa Kroyo mengamankan TS yang didapati sedang mengintip di rumah salah satu warga.

“Pelaku kemudian dibawa ke Balai Desa. Setelah didesak warga, pelaku yang belum menikah itu mengaku bahwa dirinya yang selama ini mengambil celana dalam dan BH di Kesa Kroyo sejak tahun 2018. Ia juga mengaku melakukan perbuatan tersebut bersama pelaku lain yakni R (32),” ucap KBO Sat Reskrim.

Polisi akhirnya menciduk tersangka pelaku R. Keduanya juga mengaku, selain melakukan pencurian celana dalam dan BH, juga melakukan perbuatan cabul terhadap dua gadis di bawah umur.

Polisi tunjukkan barang bukti

Keduanya dicabuli saat
orang tua mereka sedang melaksanakan shalat subuh di mushola. Kejadian itu dilaporkan orang tua korban ke Polres Purworejo pada tanggal 7 April lalu.

Kepada media, TS mengaku melakukan perbuatan itu untuk melampiaskan hawa nafsunya karena ia belum menikah. Sedangkan N yang sudah menikah mengaku melakukan perbuatan tersebut karena penasaran dan diajak oleh TR.

Dari hasil perbuatannya, polisi menyita barang bukti berupa kaos dalam, satu buah celana dalam, satu buah BH, satu buah baju tidur lengan panjang, satu buah celana tidur panjang, satu buah sprei, dan satu buah selimut.

Akibat perbuatannya, keduanya disangka melakukan Tindak Pidana Perbuatan Cabul Terhadap Anak seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara. (Dia)

Tinggalkan Komentar