Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Batang Kunjungi Dinpusip Purworejo

PURWOREJO, Layanan perpustakaan umum Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Kabupaten Purworejo menerima kunjungan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpuska) Kabupaten Batang, Kamis (29/9) kemarin. Tim kunjungan Kabupaten Batang yang dipimpin Kepala Dinperpuska Batang Rahmat Nurul Fadilah.

Rombongan tamu diterima Kepala Dinpusip Eny Sudiyati dan Kabid Perpustakaan Aspiyatun beserta jajaran pustakawan, di gedung layanan perpustakaan umum Kutoarjo.

Kepada tamunya Eny menyampaikan sejarah berdirinya perpustakaan Kabupaten Purworejo yakni pada waktu itu masih bernama Perpustakaan Umum Daerah tingkat II Purworejo. Perpustakaan diresmikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Dr Daoed Joesoef pada 13 November 1980.

“Gedung perpustakaan berada satu atap dengan Pendopo Wakil Bupati Purworejo di Jalan Pangeran Diponegoro nomor 2A Kutoarjo. Kemudian bergeser ke sebelah timur dan masih satu kompleks dengan Pendopo,” jelasnya.

Seiring perkembangan kebutuhan pelayanan kepada masyarakat, lanjut Eny, dibangunlah gedung perpustakaan berlantai dua yang terletak di jalan Mardiusodo nomor 10 Kutoarjo. Gedung yang dibangun tahun 2021 itu diresmikan Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Sarif Bando dan Bupati Paurworejo Agus Bastian pada 25 Februari 2022.

Eny Sudiyati menjelaskan sejarah Perpustakaan Kabupaten Purworejo

Eny juga memaparkan tentang berbagai kegiatan layanan perpustakaan, antara lain layanan referensi, perpustakaan anak, perpustakaan keliling, audio visual, kartu anggota, dan layanan di car free day. “Untuk layanan perpustakaan umum dilaksanakan pada jam kerja,” imbuhnya.

Adapun Rahmat Nurul Fadilah mengatakan tujuan kunjungan adalah untuk melihat layanan dan menggali penyusunan Perda. Hal itu karena Kabupaten Batang sedang melakukan persiapan menyusun Perda penyelenggaraan perpustakaan.

Beberapa referensi penyusunan Perda yang dikunjungi, kata Rahmat, salah satunya Kabupaten Purworejo termasuk implementasinya di Perpusdes.

“Kami salut dengan Perpustakaan Purworejo yang telah memiliki Perda, juga gedung yang bagus serta layanan yang lengkap. Termasuk audio visual yang memadai,” lanjut Rahmat.

Kepala Dinperpuska Batang Rahmat Nurul Fadilah menjelaskan tujuan kunjungannya ke Purworejo

Di sisi lain, Kabid Aspiyatun mengatakan, perpustakaan berperan bukan hanya sebagai pusat informasi. Lebih dari itu perpustakaan dapat bertransformasi menjadi tempat dalam pengembangan diri masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Bentuk kegiatannya antara lain pelatihan keterampilan, workshop dan seminar, serta kelas ibu hamil. Harapannya dari membaca buku kemudian dapat dipraktekkan. Contohnya, membaca buku tentang keterampilan membuat hantaran, lalu dipraktekkan sehingga dapat meningkatkan pendapatan,” ucap Aspiyatun.

Selain mengunjungi perpustakaan Purworejo, rombongan dari Batang juga mengunjungi Perpusdes Kemiri Lor. Kepala Desa Kemiri Lor Sumarni mengaku bangga dikunjungi dari Kabupaten Batang.

“Di Kemiri Lor, alhamdulillah Perpusdes bisa berjalan baik dan ada pengelola perpustakaan yang membuka layanan membaca, juga pelatihan border. Biasanya ada warga yang membaca buku perpustakaan, juga ada yang meminjam,” jelasnya.

Dengan melihat langsung Dinperpuska Kabupaten Batang berencana mengadakan layanan audio visual seperti di Purworejo. Juga mengelola gedung perpustakaan desa (Perpusdes) seperti di Desa Kemiri Lor. (Dia)

Tinggalkan Komentar