Di Purworejo Baru 52% Desa Bebas Buang Air Besar Sembarangan

PURWOREJO, Jumlah desa yang Bebas Buang Air Besar Sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) di Kabupaten Purworejo sampai tanggal 31 Mei 2022 baru tercatat 259 desa atau 52,42% dari jumlah desa/kelurahan yang ada. Dari jumlah tersebut, 33 desa ODF diantaranya diserahkan sertifikatnya oleh
Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH pada
hari Selasa (7/6).

Acara penyerahan Sertifikat Desa ODF dilakukan di Aula Dinkes, Selasa (7/6). Selain wabup, hadir pula Kadinkes dr Sudarmi, MM, Kepala Dinas PUPR Suranto, S.Sos MPA, serta para kepala desa penerima sertifikat.

Wabup mengatakan, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan program nasional di bidang sanitasi yang bersifat lintas sektor. STBM merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higienis dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.

Wabup Yuli Hastuti saat menyampaikan sambutan

“Strategi ini diharapkan dapat menurunkan kejadian penyakit berbasis lingkungan seperti diare, ISPA, leptosipirosis, stunting, dan penyakit lainnya yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku,” kata wabup.

Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan salah satu langkah untuk mendukung terwujudnya akses universal, yakni 100% masyarakat mengakses air minum, 0% lingkungan kumuh dan 100% masyarakat mengakses sanitasi.

Diungkapkan, dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, Purworejo berada di posisi ke-30. Adapun prosentase desa ODF tertinggi berada di Kecamatan Purwodadi yaitu 97,5%. Sedangkan presentase terendah di Kecamatan Loano.

“Padahal saya tahu sendiri, sejak tahun 80- an program seperti ini sudah ada. Tapi entah mengapa sampai sekarang belum juga selesai. Kalau di desa bisa menggandeng PKK, karena biasanya Ibu-ibu PKK sangat bersemangat,” ungkap wabup.

Kadinkes dr Sudarmi : kita kroyok bareng-bareng supaya cepat selesai

Dalam acara tersebut, dr Sudarmi memberikan apresiasi yang tinggi kepada 33 kepala desa/kelurahan, tokoh masyarakat dan semua komponen sehingga dapat mencapai desa ODF atau Stop Buang Air Besar Sembarangan.

Sudarmi berharap desa lain dapat menyusul sehingga Purworejo bisa terwujud sebagai Kabupaten ODF. Hal itu karena sampai saat ini baru 259 desa/kelurahan yang menerima ODF.

“Target kita tahun 2023 sudah selesai semua. Karena kita juga menyesuaikan RPJM Provinsi tahun 2023. Monggo kita kroyok bareng-bareng agar cepat tuntas,” katanya. (Adv)

Tinggalkan Komentar