Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Disdukcapil Gelar FKP

PURWOREJO, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan Forum Komunikasi Publik (FKP) untuk mendengarkan aspirasi dari masyarakat terkait pelayanan kependudukan, di aula Disdulcapil, Rabu (22/6). FKP dibuka oleh Sekdin Suryadi, ST, MM.

Suryadi mengatakan, semua layanan yang ada di Disdukcapil Kabupaten Purworejo ini  gratis dan tidak dipungut biaya, tidak ada pungli, calo ataupun gratifikasi. Kita sudah mendapat penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Semua layanan dilakukan secara online, hal ini untuk menghindari tatap muka karena dengan adanya tatap muka hal-hal seperti pungli, calo dan gratifikasi kemungkinan akan terjadi. 

“Terkait masyarakat yang belum perekaman KTP, kami terus lakukan dengan jemput bola di 16 kecamatan, harapannya untuk keperluan data kependudukan pada Pemilu serentak nanti sudah selesai semua,” jelasnya..

Menurut Suryadi, program pelayanan online antara lain PAK SUBUR yang melayani akta kematian, GERTAK untuk melayani akta kelahiran. Pelayanan tetap dibuka hari libur pada Sabtu Minggu, dan pelayanan jemput bola.

Suasana FKP di Disdukcapil

Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang sudah terkoneksi secara online di 16 Kecamatan dan 494 desa kelurahan. Termasuk pelayanan di rumah sakit guna pembuatan akta kelahiran maupun kematian di 11 RS dan 27 Puskesmas. 

“Jika ada masalah, akan kami carikan solusinya dan tetap gratis,” ujar Suryadi.

Ketua Komisi I DPRD Tursiyati mengatakan, inovasi Disdukcapil bisa dimaksimalkan tentu dengan dukungan dan partisipasi seluruh pemerintah desa maupun OPD, supaya bisa saling bersinergi dan proaktif. Sehingga dapat turut serta membahagiakan masyarakat Purworejo. 

“Kami sangat mendukung Disdukcapil dalam meningkatkan dan mempertahankan prestasi peringkat WBK. Juga apresiasi Dukcapil pelayanan secara online, bisa menghindari segala bentuk pungli, sehingga bisa memberikan contoh bagi OPD lainnya untuk mendapat predikat zona integritas. 

Untuk perekaman KTP yang belum terselesaikan, supaya bisa segera sehingga menghadapi tahun politik nanti sudah tidak ada kata pemborosan dalam hal anggaran yang terbuang hanya untuk mencetak kertas yang tidak bermanfaat.

Sementara itu Kabid Pendaftaran Penduduk Agus Subiyantoro, S.Sos, MM menjelaskan, kegiatan FKP tersebut selain untuk meingkatkan pelayanan juga untuk mendengarkan permasalahan masyarakat  dalam hal data kependudukan. 

FKP diikuti semua dinas instansi, semua desa kelurahan, semua kepala SMA, SMK, SMP, SD, juga PT Pos Purworejo. (Nas)

One comment

Tinggalkan Komentar