Dekat dengan Bandara YIA, Purworejo Berpotensi Jadi Wilayah Penyebaran Narkoba

PURWOREJO, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Magelang AKBP Catarina SM, S.Sos mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan ataupun peredaran gelap narkoba.

“Dengan dekatnya akses bandara YIA dari Purworejo berpotensi menjadi wilayah penyebaran narkotika di Purworejo,” tandas Catarina pada Sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020, di Aula Kantor Kecamatan Purworejo, Kamis (25/11).

Lebih lanjut dijelaskan, ada dua penggunaan narkotika yang diizinkan yaitu untuk kesehatan serta untuk penelitian. Selain itu tidak diperbolehkan membawa dan menggunakan narkotika.

Diungkapkan, pada 2019 menurut data BNN, 2,40 % dari seluruh WNI pernah memakai narkoba dengan usia 15 – 64 tahun.

Suasana sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020

Data BNN tahun 2021 mengungkap 40.756 kasus dengan jumlah barang bukti 465 sabu, ganja kering 113 kg, ganja basah 47 ton, bahan baku tembakau gorilla 1.001 gram serta ladang ganja dua titik seluas 54 ha sudah dimusnahkan.

“Dampak pemakaian narkoba atau obat-obatan terlarang lainnya dapat menimbulkan kerusakan otak, gangguan perilaku, mental, dan kesehatan,” ungkapnya. 

AKBP Catarina mengatakan BNNK Magelang memiliki zonasi tugas yang meliputi Kota Magelang, Kabupaten Magelang dan Kabupaten Purworejo. 

Dikatakan, kriteria masyarakat sejahtera salah satunya adalah angka penyalahgunaan nya tidak ada (zero). Sehingga pemberantasan narkotika saat ini juga dilakukan hingga bahan pembuat narkotika, agar optimal sampai akarnya. 

“Sedangkan ungkap kasus di BNNK Magelang sendiri jumlah kasus duaberkas dengan barang bukti ganja kering 19,6 kg. BNNK telah merehabilitasi 28 orang di tahun 2019, 42 orang di tahun 2020 dan 20 orang pada tahun 2021,” jelasnya. (Nas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *