Dalam 12 Tahun Terakhir, Penyebaran Kasus HIV AIDS di Purworejo Cenderung Meningkat

PURWOREJO, Perkembangan kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) di Kabupaten Purworejo dalam 12 tahun terakhir cenderung meningkat, total mencapai 596 kasus. Data sejak tahun 2010 hingga 2022 memperlihatkan kecenderungan itu.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Lingkungan (P2PL) Dinkes Purworejo,dr Budi Susanti, M.Sc menjaskan, kasus HIV seperti fenomena gunung es yang baru terlihat puncaknya.

“Kita akan berusaha mencari dasarnya supaya terdeksi kasus HIV dan pasien terobati sehingga dapat mencegah penularan,” kata dr Budi Susanti kepada Purworejo News, Kamis (8/9).

dr Budi Susanti

Diungkapkan, pada tahun 2010 jumlah kasus HIV di Purworejo masih kecil yaitu 15 kasus yang tersebar di delapan kecamatan. Sepuluh tahun kemudian meningkat menjadi 64 kasus dengan penyebaran di 16 kecamatan.

“Tahun 2021 menurun jadi 51 kasus dan tahun ini sampai September sudah ada 43 kasus,” terang dr Budi Susanti.

Menurutnya, Dinas Kesehatan telah  berupaya mencegah perkembangan virus HIV dan AIDS. Yaitu secara periodik melakukan skrining populasi kunci (transgender, Lelaki Seks Lelaki dan Wanita Pekerja Seksual). Disamping itu juga penambahan layanan HIV AIDS di RSUD Dr Tjitrowardojo, RSUD RAA Tjokronegoro dan sembilan Puskesmas.

“Juga skrining bersama Satpol PP ke tempat-tempat kos,” imbuhnya. (Nas)

Tinggalkan Komentar