CFD Digelar Lagi Mulai Minggu Besok, Pedagang Ditampung di Halaman Kodim

PURWOREJO, Keinginan masyarakat Purworejo untuk kembali melaksanakan kegiatan Car Free Day (CFD) terjawab sudah. CFD akan kembali diadakan mulai Minggu (4/9) di area seputar Alun-alun Purworejo. Sedangkan para pedagang yang biasanya menyertai kegiatan CFD rencananya akan ditempatkan di halaman Kodim.

Kepastian itu diperoleh berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektoral yang antara lain dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (LHP), Dinas KUKMP, Kodim, Polres, yang digelar di ruang Asisten 2 Sekda pada Kamis (1/9) sore.

Rapat yang dipimpin oleh Plh Asisten 2 Sutrisno itu merupakan tindak lanjut hasil koordinasi Dandim 0708 dengan Bupati untuk segera mengaktifkan kembali kegiatan CFD di Purworejo yang rencananya dimulai bulan September ini.

Dalam rapat yang diadakan secara mendadak tersebut diputuskan bahwa CFD akan dimulai pada hari Minggu tanggal 4 Seprember. Selanjutnya berjalan secara terus menerus setiap hari Minggu. Lokasi CFD berada di seputaran Alun-alun Puworejo sisi timur dan barat mulai pukul 05.00 hingga 08.00.

Rapat koordinasi membahas pelaksanaan CFD

Dalam rapat disebutkan, untuk mengurangi kemacetan rencananya akan adanya rekayasa jalur lalu lintas di seputaran Alun-alun Purworejo seperti CFD sebelum pandemi Covid-19.

Adapun untuk lokasi parkir rencananya dipusatkan di Romansa Kuliner ke selatan serta di halaman rumah-rumah dinas TNI.

Selain CFD yang menjadi ranah Dinas LHP, juga dibahas pedagang yang biasanya berada di seputar kegiatan CFD, akan diakomodir di halaman Kodim.

Menurut pihak Kodim, disediakan 100 lapak untuk para pedagang yang diprioritaskan bagi warga Purworejo. Meski baru sehari dirapatkan, dari grup WA UMKM Purworejo diperoleh informasi bahwa lapak telah penuh atau sudah habis dipesan. Meski demikian Purworejo News belum mendapatkan konfirmasi dari pihak Kodim.

Terkait dengan pelaksanaan CFD, Kadin LHP Wiyoto Harjono menjelaskan bahwa kegiatan CFD dimaksud yakni aktivitas olah raga yang dilakukan oleh masyarakat tanpa adanya kendaraan atau bebas emisi karbon selama pelaksanaan kegiatan.

“Itulah sebabnya di seputaran Alun-alun ada rekayasa lalu lintas selama kegiatan CFD. Adapun para pedagang yang berjualan di halaman Kodim merupakan kegiatan yang mengikuti adanya CFD dan menjadi ranah instansi lain,” kata Wiyoto. (Dia)

Tinggalkan Komentar