Capaian Kinerja Tahun 2022, Kejari Purworejo Canangkan 17 Kampung Restorative Justice

PURWOREJO, Bertepatan dengan Hari Bhakti Adhyaksa hari ini, Jumat (22/7), Kejaksaan Negeri Purworejo merilis capaian kinerja di Tahun 2022. Selain satu kasus di bidang Tindak Pidana Khusus berupa penyidikan perkara dugaan tipikor penyalahgunaan dana/ Keuangan yang melibatkan satu tersangka utama, banyak hal yang dilakukan Kejari di tahun ini.

Dalam penjelasannya kepada media, Kajari Purworejo Eddy Sumarman merinci, selain menangani satu kasus tipidsus BOS Afirmasi yang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Semarang, ada juga tahap pra penuntutan dan penuntutan perkara dugaan tipikor dalam pengelolaan keuangan Desa Sawangan Kecamatan Pituruh.

“Dananya bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2017 sampai 2018 dengan kerugian negara sebesar Rp 521.477.521,69. Perkara limpahan dari Polres Purworejo tersebut saat ini dalam proses persidangan,” kata Eddy.

Kajari Purworejo Eddy Sumarman saat menyampaikan capaian kinerja Kejari

Selain itu Kejari juga telah melakukan penghentian penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif (restorative justice) sebanyak dua perkara. “Kejari pun telah mencanangkan Kampung Restorative Justice sebanyak 17 titik di Kabupaten Purworejo,” imbuh Kajari.

Pencapaian lain, yakni telah diresmikannya Balai Rehabilitasi Adhyaksa di RSUD Tjitrowardojo serta melaksanakan perjanjian kerja sama dengan tujuh instansi. Juga pemberian bantuan hukum litigasi sebanyak empat perkara dan non litigasi 22 kegiatan.

Terkait jumlah tahanan, Eddy menyebutkan,
sampai dengan tanggal 22 Juli tercatat sebanyak 120 tahanan yang berada di Kejari Purworejo.

“Bidang Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan telah melaksanakan lelang barang bukti dan hasil lelang yang disetorkan ke kas negara senilai Rp 36.686.500,” ucap Eddy. (Dia)

Tinggalkan Komentar