Bupati: Sentra Produksi Minyak Klentik Kedung Kamal agar Dikembangkan

GRABAG, Bupati Purworejo RH Agus Bastian, SE, MM menegaskan, sentra produksi minyak kelapa atau minyak klentik di Desa Kedung Kamal, Kecamatan Grabag agar didorong pengembangannya. Potensi besar itu sejalan dengan program pemerintah yaitu satu desa satu produk.

Hal itu dikatakan Bupati saat memantau kegiatan solat tarawih di Mushola An-Nur Desa Kedung Kamal, Kecamatan Grabag, Senin (19/4) malam. Pada kesempatan itu Bupati juga ikut menunaikan ibadah shalat tarawih dan menyerahkan bantuan untuk takmir masjid.

Bupati mengatakan, pengembangan sentra produksi minyak klentik Desa Kedung Kamal yang dinilai telah dapat memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Terkait pengolahan limbah minyak kelapa, Bupati mengingatkan dalam proses produksinya agar tetap memperhatikan pengelolaan limbah. Hal itu agar tidak menyebabkan pencemaran lingkungan dan mendapat keluhan dari masyarakat. 

“Saya dengar sebelumnya pernah mendapat bantuan dari pemerintah untuk peralatan pengolahan sampah, jadi mohon digunakan dengan baik. Kalau rusak segera diperbaiki,” imbuhnya.

Pelaksanaan shalat tarawih di mushala An Nur

Bupati menambahkan, pengembangan potensi lokal ini juga telah sejalan dengan Visi Pemerintah Kabupaten Purworejo tahun 2021-2026 yaitu Purworejo Berdaya Saing 2025. 

“Dorong pengembangan BUMDes untuk dapat memasarkan produk-produk desa. Juga melalui program Larisi Purworejo yang telah dicanangkan, seluruh masyarakat diharapkan dapat membeli produk-produk Purworejo agar perekonomian menjadi lebih baik” imbuhnya.

Bupati hadir didampingi Ketua TP PKK Fatimah Verena Prihastyari Agus Bastian SE, Sekretaris Daerah Said Romadhon, Kabag Kesra Fathurahman, Kabag Humas dan Protokol Rita Purnama, serta BAZNAS.

Bupati juga meminta kepada masyarakat untuk ikut mensukseskan program vaksinasi. Menurutnya, program vaksinasi untuk semua komunitas dimaksudkan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Bagi masyarakat yang telah divaksinasi, Bupati menghimbau agar tetap wajib menerapkan prokes 5 M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, membatasi mobilisasi dan menjauhi kerumunan).

“Saat ini yang divaksin lansia karena sangat rentan. Bagi yang belum vaksin segera vaksin karena jumlahnya terbatas,” terangnya. (Nas)

Tinggalkan Komentar