Bupati Resmikan Pasar Kreatif Monggo Mampir di Sumbersari

BANYUURIP, Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM, ketika melaunching pasar kreatif Monggo Mampir di Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip, Minggu (3/3) pagi. Lokasi pasar kreatif di pinggir persawahan.

Turut mendampingi Wakil Bupati Yuli Hastuti, SH, Sekda Drs Said Romadhon, Ketua Dekranasda Hj Fatimah Verena Prihastyari, SE, Ketua DWP Dra Erna Setyowati, dan sejumlah pimpinan instansi.

Bupati mengatakan, pasar kreatif sangat penting dalam menyambut Romansa wisata Purworejo 2020. Pasar kreatif yang juga dipadu sebagai pasar wisata ini diharapkan dapat menginspirasi desa-desa yang lain. Tapi gagasan kreatifitas pasar ini jangan hanya musiman, tapi harus konsisten.

Diharapkan antara desa satu dan desa lainnya, harus memiliki ciri keunikan sendiri-sendiri. Sehingga tampil beda, supaya mampu menarik pengunjung.

“Kuncinya harus konsisten untuk mempertahankan, kalau sudah ditentukan setiap minggu, ya harus buka. Jangan kadang tutup kadang buka, namun harus rutin,” ujarnya.

Dengan adanya pasar kreatif, lanjut Bupati, diharapkan akan meningkatkan perekonomian desa yang langsung melibatkan masyarakat setempat untuk turut andil dalam pasar kreatif.

“Maka saya sangat mendukung pasar kreatif, sebagai pasar yang menghadirkan keunikan yang sekaligus untuk kesejahteraan masyarakat. Saya percaya pasar kreatif dengan pengelolaan yang baik, akan dapat berkembang bagus,” kata Bupati

Sementara itu Hj Fatimah Verena Prihastyari SE mengapresiasi gagasan pasar kreatif yang harapannya akan terus eksis menumbuhkan perekonomian desa. Bahkan melalui pasar ini, dapat menjadi ajang kreatifitas produk-produk UMKM untuk dijual. Untuk itu perlunya mempertahankan kualitas dan dijadikan semangat untuk terus berkreasi dan berinovasi, supaya bisa menjadi produk yang selalu dicari pembeli. Termasuk bagi pengunjung pasar kreatif ini selain bisa berbelanja juga tempatnya asik untuk berwisata dan berselfi.

Kades Sumbersari Sugeng Raharjo melaporkan, pasar kreatif monggo mampir ini merupakan program desa yakni Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dengan menggunakan anggaran dari dana desa 2018-2019. Untuk mewujudkan pasar kreatif, sudah melalui pembahasan dengan berbagai unsur di desa, sehingga terealisasi dan sudah berjalan satu bulan.

“Dan alhamdulillah dilaunching Pak Bupati dan Wakil Bupati beserta pejabat terkait, semoga akan semakin disenangi pengunjung. Kami juga menerima saran masukan untuk terus memperbaiki pasar monggo mampir ini, agar menjadi pasar tujuan bagi penikmat aneka makanan tradisional maupun makanan kreasi baru. Termasuk saran dari segi harga,” ujar Sugeng. (*)

Tinggalkan Komentar