Bupati Purworejo Buka Halaqoh MUI Se-Kedu

PURWOREJO, Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM membuka Halaqoh dan Rapat Koordinasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-wilayah Kedu, di Ganeca Convention Hall, Selasa (20/9). Turut hadir Ketua DPRD Dion Agasi Setyabudi dan Koordinator MUI Wilayah Kedu Dr KH Mukhotib Hamzah MM. 

Dalam acara yang bertema Moderasi Beragama Dalam Bingkai Kebangsaan, Membangun Islam Sebagai Rahmat Bagi Seluruh Alam itu, juga dilaksanakan penyerahan zakat produktif dari BAZNAS untuk para mualaf yang ada di Kabupaten Purworejo.

Bupati Agus Bastian mengungkapkan, pemerintah dan ulama memiliki keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Banyak sekali nasehat dan fatwa yang telah disampaikan oleh para ulama. 

“Demikian juga masukan dalam bentuk rekomendasi yang kemudian diadopsi ke dalam kebijakan-kebijakan pemerintah terkait aspek sosial keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Bupati menyerahkan zakat produktif kepada mualaf

Menurut Bupati, sebagai organisasi yang terdiri dari berbagai organisasi Islam dengan latar belakang yang berbeda, MUI berperan sebagai payung besar untuk mengkoordinasikan semua gerakan yang mengatasnamakan umat Islam di Indonesia. 

Oleh karena itu, MUI harus membangun kesepahaman mengenai visi, misi, orientasi, dan pedoman-nya, serta memiliki kekompakan dalam menetapkan setiap langkah yang diambil.

“Sementara sebagai lembaga yang berperan sebagai khadimul ummah (pelayan umat) dan shadiqul hukumah (mitra pemerintah), MUI menjadi bagian penting serta mitra bagi pemerintah dalam rangka mendukung pembangunan nasional untuk menyejahterakan rakyat dan menjaga prinsip-prinsip syariah dalam kehidupan umat Islam,” ungkapnya. (Adv)

Tinggalkan Komentar