Bupati Kunjungi Layla dan Janji Akan Carikan Jalan Keluar Penyembuhan Matanya

BAGELEN, Bupati Purworejo Agus Bastian berjanji akan segera bertemu dengan Kapolres untuk membahas masa depan Layla Putri Ramadhani (16), korban dugaan pelemparan HT oleh oknum polisi saat Razia Kendaraan di pertigaan Lengkong, Kledung Kradenan 30 April lalu. Janji bupati tersebut dinyatakan kepada wartawan saat menjenguk Layla di rumahnya, Desa Bedug, Kecamatan Bagelen, Senin (21/5) malam.

“Sampai saat ini saya belum ketemu Pak Kapolres. Insyaallah saya akan segera ketemu untuk mencari jalan keluar yang terbaik bagi masa depan Layla,”jelas Agus Bastian.

Bupati berkunjung ke rumah Layla usai melaksanakan tarawih keliling di Desa Guyangan, Kecamatan Purwodadi. Bupati didampingi Wabup Yuli Hastuti, Ketua DPRD Luhur Pambudi, Kadinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Sukmo Widi Harwanto, SH, MM, Kepala Dinhub Agus Budi S, Kabag Humas dan Protokol Setda Bambang Gatot Seno Aji dan Kepala SMP Negeri 2 Purworejo Yosanita.

Seperti diketahui, Layla yang merupakan siswi kelas IX SMPN 2 Purworejo itu mengalami sakit pada mata kanannya diduga terkena lemparan HT saat dilakukan razia kendaraan.

Bupati dan rombongan hadir guna memberikan dukungan moril kepada Layla agar tegar dalam menghadapi musibah tersebut. Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan santunan kepada Layla sebagai wujud kepedulian Pemda dalam mendukung kesembuhannya.

Bupati mengatakan, pihaknya sepenuhnya mendukung berbagai upaya demi kesembuhan Layla. Pemda akan memberikan perhatian, karena Layla merupakan bagian dari warga Kabupaten Purworejo. Bupati mengisyaratkan akan terus mengupayakan bantuan yang diperlukan.

“Tadi Layla meminta perhatian pemda dalam menapaki masa depan, dan dukungan untuk operasi matanya. Nanti akan kita coba untuk mencarikan jalan keluar,” kata Bupati.

Bupati menambahkan, dirinya akan segera berkoodinasi dengan dinas terkait untuk melihat bantuan apa saja yang bisa diberikan untuk mendukung kesembuhan Layla.

“Nanti kita lihat permasalahannya, anggaran pemda juga terbatas sehingga perlu kita koordinasikan. Insya Allah akan kita perhatikan. Nanti kita akan carikan solusi yang terbaik. Mudah-mudahan mbak Layla cepat sembuh,” imbuhnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa sudah menjadi tugas Polisi untuk mengatur lalu lintas dan menegakkan kedisipilan lalu lintas. Untuk itu dirinya menghimbau kepada semua warga masyarakat untuk selalu taat dan tertib didalam mematuhi peraturan lalu lintas.

“Barangkali ini juga merupakan sesuatu yang tidak disengaja. Semua kejadian ini juga tidak diinginkan oleh kedua semua pihak,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Komentar