Bupati: Di Isolasi Terpusat, Penanganan dan Pengawasan Pasien Lebih Intensif

BANYUURIP, Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM menegaskan, isolasi mandiri di rumah mempunyai resiko penularan lebih tinggi, khususnya bagi anggota keluarga yang serumah dan tetangga dekat. Pemda telah menyediakan tempat untuk isolasi terpusat (isoter) yakni di GOR Sarwo Edhie Wibowo.

“Oleh karena itu kita dorong agar warga yang terpapar covid-19 mau dibawa ke tempat isoter ini agar mendapatkan penanganan dan pengawasan yang lebih intensif,” tandas Bupati di sela-sela inspeksi mendadak di Isoter GOR Sarwo Edhie Wibowo, Senin (9/8) malam 

Bupati didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr Sudarmi, MM, Kasat Pol PP Budi Wibowo, S.Sos, M.Si, Kalak BPBD Drs Sutrisno, M.Si, Kabag Humas dan Protokol Rita Purnama, SSTP, MM, serta Kasi Rehabilitasi Korban Bencana alam dan Bencana Sosial DinsosdukKBPPPA Dra Dede Yeni Iswantini.

Bupati disambut petugas Isoter

Bupati menyatakan, inspeksi itu dilakukan untuk memastikan pelayanan dan penanganan serta kendala yang dihadapi pada tempat isoter yang ada di Kabupaten Purworejo. 

Dikatakan, kesiapan tempat isoter sangat penting dalam penanganan pandemi covid 19 saat ini untuk menjaga jangan sampai penyebarannya lebih meluas. 

Dengan isolasi terpusat diharapkan pasien yang menjalani isolasi dapat terpisah dengan keluarganya yang sehat sehingga tidak menularkan virus kepada keluarganya.

Lebih lanjut dijelaskan, walaupun kasus aktif di Kabupaten Purworejo saat ini sudah jauh menurun dan presentase BOR juga sudah turun secara signifikan, namun diharapkan tidak membuat  kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menangani pandemi menjadi kendor.

Bupati juga meninjau tenda petugas isoter

“Saat ini yang banyak ditemukan adalah klaster keluarga, termasuk klaster hajatan pernikahan yang justru di banyak kasus terjadi penyelenggaranya adalah kepala desa dan perangkat desa/ kelurahan. Padahal mereka seharusnya dapat menjadi teladan bagi warganya dalam menjalankan protokol kesehatan,” ungkapnya. 

Bupati menegaskan, sembari terus disiplin menerapkan prokes, pemerintah menggenjot vaksinasi bagi masyarakat. 

“Vaksinasi Ini juga menjadi kunci menangani pandemi. Jangan ada penyetokan vaksin terlalu lama. Ketika vaksin datang segera suntikkan agar lebih banyak masyarakat yang divaksin dan cepat tercapai herd immunity,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan bantuan bagi nakes yang bertugas dan pasien yang isoman. Bantuan secara simbolik diterima oleh nakes yang sedang berjaga di tempat isoter GOR Sarwo Edhie Wibowo. (Nas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *