Buku “Mozaik, Sejarah dan Peran Pengawasan di Kabupaten Purworejo” Dilaunching

PURWOREJO, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Purworejo menggelar Launching dan Bedah Buku Mozaik, Sejarah, Peran dan Dinamika Pengawasan di Kabupaten Purworejo, di Ruang Sidang Bawaslu, Selasa (9/8) malan. Launching dilakukan oleh Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholiq, SH, S.Th.I, M.Kn.

Bedah Buku menghadirkan tiga narasumber. Yaitu Ketua PWI Jateng H Amir Mahmud NS, SH, komisioner Bawaslu Purworejo Rinto Hariyadi S.Sos.I, dan Ketua KPU Purworejo Drs Dulrokhim.

Mengawali launching, Nur Kholiq mengatakan, Mozaik berisi dokumen pengawasan Pemilu sejak Pemilu 2004 hingga Pilkada 2020. Menurutnya, dokumen pengawasan sangat penting diwariskan dan jadi sumber pengetahuan dan penelitian sebagai rujukan.

Dijelaskan, Bawaslu sudah menerbitkan beberapa buku sebagai bentuk kontribusi untuk penyelenggaraan Pemilu yang adil dan bebas politik uang.

Anik Ratnawati, SPd Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga menyerahkan buku Mozaik kepada mantan Ketua Panwaslu Dr Dartu

“Pengawasan pemilu merupakan serpihan sejarah yang tidak boleh hilang dan harus diselamatkan dalam bentuk buku yang dilaunching,” kata Nur Kholiq.

Buku tersebut diharapkan dapat bermanfaat dan jadi sumber pengetahuan, kebangkitan dan agar budaya literasi dapat meningkat.

Sementara itu Amir Mahmud dalam bedah buku mengapresiasi upaya Bawaslu Purworejo yang telah mencetak enam buku tentang pengawasan Pemilu. 

Menurutnya terbitnya buku Mozaik merupakan langkah yang langka di Tanah Air. Ini merupakan karya dokumen penting karena sejarah merupakan kumpulan catatan yang menginspirasi.

Amir Mahmud NS

Mantan Pemred Harian Suara Merdeka itu menilai Bawaslu Purworejo telah menciptakan tradisi sadar dokumentasi di tengah masyarakat. Juga bisa menjadi yurisprudensi terhadap kasus-kasus serupa di masa depan.

Amir Mahmud NS menyatakan prihatin terhadap perkembangan dunia teks yang sungguh terancam oleh berkembangnya tradisi simbolik di dunia media sosial. Berkembangnya simbol-simbol seperti emoticon telah memangkas fungsi bahasa sebagai alat dan pola komunikasi.

Adapun Drs Dulrokhim menceritakan pengalamannya semasa menjadi anggota Panitia Pengawasan Pemilu Kabupaten beberapa kali sebelum menjadi Ketua KPU Purworejo. 

Buku Mozaik, Sejarah, Peran, dan Dinamika Pengawasan di Kabupaten Purworejo diterbitkan oleh Bawaslu Purworejo tahun 2022. Buku setebal 219 halaman itu memuat dokumentasi hasil pengawasan, baik Pemilu Legislatif maupun Pilkada. (Nas)

Tinggalkan Komentar