Besok Masa Jabatannya Berakhir, Agus Bastian: Ke Depan Purworejo Maju dan Sejahtera

PURWOREJO, Dua hari jelang berakhirnya masa jabatannya, Bupati Purworejo RH Agus Bastian, SE, MM memimpin Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) di Ruang Arahiwang Setda, Senin (15/2). Rakorpim diikuti Sekda Said Romadhon, para Asisten Sekda dan seluruh Pimpinan Perangkat Daerah Pemkab Purworejo.

Mengawali sambutannya Bupati memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Pimpinan Perangkat Daerah, para ASN dan seluruh warga masyarakat yang telah berkontribusi bagi pembangunan dan kemajuan Kabupaten Purworejo.

Dengan akan berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Purworejo Periode 2016-2021, maka saat ini merupakan tahap pertanggungjawaban.

Untuk itu Bupati meminta agar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) dan Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) akhir Tahun Anggaran 2020 diselesaikan dengan baik.

Bupati juga mengingatkan saat ini sedang dilakukan proses audit oldh BPK. Dengan proses perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban yang baik, diharapkan setiap hasil audit memperoleh penilaian yang baik, dan puncaknya mampu mempertahankan opini WTP.

Dalam menyongsong kepemimpinan berikutnya Bupati juga berpesan agar RPJMD tahun 2021-2026 harus tersusun secara holistik dan mencakup semua aspek pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat, menuju visi Purworejo Berdaya Saing 2025.

Rakorpim terakhir Agus Bastian sebagai bupati periode 2016-2021

“Mudah-mudahan ke depan kita dapat melaksanakam program di Kabupaten Purworejo dan membuka mata hati, pikiran agar Purworejo lebih baik, sejahtera dan maju sebagai kota yang memiliki infrastruktur yang maju,” kata Bupati.

Terkait pandemi Covid-19, lanjutnya, saat ini vaksinasi massal sudah mulai dilaksanakan untuk para tenaga kesehatan. Namun sosialisasi terkait vaksinasi masih perlu ditingkatkan, agar pada saat vaksinasi kepada masyarakat tidak ada yang menolak karena takut atau karena sebab lainnya.

“Ini sudah vaksin yang kedua, saya berharap Purworejo statusnya semakin lama semakin turun dan menjadi hijau. Ini semua adalah tugas kita bersama,” imbuhnya.

Sekda Drs Said Romadhon pada kesempatan itu mengungkapkan dalam waktu dekat anggaran APBD dan APBDes akan dilakukan revocusing anggaran sebesar 8 %. Jika dinilai uang sebesar Rp 74 miliar dari APBD. Beberapa skenario telah disiapkan, yang diharapkan tidak akan mengganggu kinerja.

“Tahun 2022 kita juga akan mengalami SOTK. Selain itu kita juga akan didukung oleh e-kinerja, Purworejo termasuk 25 instansi percontohan di Indonesia,” kata Sekda.

Sementara itu Asisten 2 Sekda Drs Boedi Harjono saat memberikan paparan terkait pelaksanaan mengatakan jika peringatan Hari Jadi Kabupaten Purworejo ke 190 tetap akan dilaksanakan dengan beberapa rangkaian kegiatan.

Rangkaian kegiatan peringatan akan dimulai dengan ziarah makam di Bragolan, Bulus dan Kayulawang tanggal (23/2). Kemudian Sidang Paripurna DPRD tanggal (27/2) dan puncaknya pelaksanaan pengetan Jumenengan pada malam harinya dengan pembatasan jumlah tamh undangan. Juga akan ada parade budaya pada tanggal 1-4 Maret yang akan dilakukan secara virtual dengan menampilkan peserta dari 16 kecamatan dan empat komunitas.

“Dimasa pandemi ini, peringatan hari jadi Purworejo tetap akan kita laksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Boedi. (Nas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *